Bermodal Surat Cerai dari Istri, Pria Ini Nikahi Dua Wanita

KATEGORI

Bagikan Ke

Berawal dari Cuitan Iyo (38), warga Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), sontak memancing reaksi para nitizen yang rata-rata kaum perempuan. Para nitizen pun mengutuk perbuatan Indranata (38), oknum honorer pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Datah Manuah, Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya.

Menurut informasi yang diperoleh ternyata Indranata sudah sebanyak 3 kali ini menikah dengan perempuan. Dengan istri pertamanya, Indranata resmi bercerai berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya yang berkekuatan hukum tetap. Surat cerai itu lalu digunakannya untuk menikahi Iyo, istri keduanya yang telah memberikan 3 orang anak ( lihat 3 anaknya di foto 1).

Selanjutnya, Indranata menggunakan surat cerai itu dengan menikahi Rn, wanita yg malang asal Desa Tumbang Marikoi, Kecamatan Damang Batu, Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Dengan data otentitak perceraiannya dengan istri pertama itu, Indranata berhasil mengelabui Rn, istri ketiganya dengan surat cerai dari istri pertamanya.

Pernikahan itu sama sekali tidak diketahui Iyo, selaku istri keduanya yang dinikahi secara adat dan gereja. Menurut Indrawati Simon, berdasarkan konfirmasi teman-temannya dengan pendeta yang melakukan pemberkatan nikah, Indranata telah memakai surat cerai dari istrinya yang pertama untuk melengkapi berkasnya di gereja.

“Ini perkawinan yang ketiga kalinya. Dia pakai surat cerai dari perkawinan pertama. Ini juga dipakai buat kawin dengan Iyo, istri keduanya dan dipakainya lagi buat kawin untuk yang ketiga kalinya,” tulis Indrawati Simon, Senin (27/11/2017). Sementara Adi Sa dalam tulisan komentarnya menyampaikan, kesalahan tidak sepenuhnya dilakukan oleh pihak Rn, istri ketiga yang dinikahi Indranata.

Pada kesempatan itu, Adi Sa memberikan klarifikasi bahwa temannya Rn menjadi korban tipuan Indranata sebelum melakukan prosesi perkawinan. “Sebenarnya dia Rn mau menikah karena Indra membawa bukti lengkap terkait perceraiannya. Ternyata bukti itu memang benar tapi surat cerai dengan istri pertama. Teman saya itu tidak mengetahui kalau Indra mempunyai istri lagi dan 3 orang anak,” kata Adi Sa.

Menurut Adi Sa, seandainya kita jadi teman Rn, pasti kita akan memberitahukan kepada yang bersangkutan supaya jangan tertipu dengan kelakuan pria seperti ini. “Bagi para hater, kita harus belajar dari insiden yang ada saat ini. Jangan saling menghujat,” ujar Adi Sa. Sementara, Bambang Irawan dari Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Palangka Raya menyatakan, hal ini terang-terangan merupakan pelecehan terhadap lembaga adat dan keagamaan.

“Lembaga sakral seperti lembaga adat dan keagamaan dibohongi, bahkan seperti tidak ada artinya. Oknum seperti ini harus ditindak tegas,” kata Bambang Irawan. Hal serupa juga disampaikan Masari Hulu, makanya hati-hati jika sudah menikah diregistrasikan pernikahannya di Catatan Sipil biar legal. Semua ini sebagaimana diatur dalam hukum positif, berdasarkan UU Nomor.2 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

“Jadi pernikahan itu baru sah bila di catat di Catatan Sipil berdasarkan pernikahan yang dilangsungkan sesuai agama masing-masing. Jika ada permasalahan dikemudian hari pihak korban mendapatkan perlindungan hukum,” ungkap Masari Hulu . Sebagaimana diketahui, nasib Iyo (36), warga Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Ibu 3 (tiga) orang anak ini harus menahan sakit hati yang luar biasa. Dia dikhianati Indranata -suaminya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *