Catatan Harian Ust. Felix Siau: Yang Luput Dari Mata

KATEGORI

Bagikan
Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube
Contact us

Bila kita sering mengasah hati, dipadukan dengan pengalaman hidup yang sarat, dan tentu bila Allah mengilhamkan pada kita, kita bisa membedakan manusia

Mana yang ikhlas dan mana yang berpura-pura, mana kata-kata yang berasal dari hati dan mana yang dibuat-buat, mana yang pejuang dan mana yang pengkhianat

Kita juga mampu menyadari mana yang teman dan mana yang hanya memanfaatkan, mana yang benar di jalan Allah dan mana yang hanya berbuat untuk dunianya

Sebab di masa talbis, keburukan bisa ditopengi kebaikan, maksiat bisa dipoles pencitraan, layaknya dulu syaitan memakai baju malaikat hingga dikira menasihati

Asah hatimu, maka engkau mampu menangkap bahasa hati, yang tak pernah bisa diungkapkan oleh kalimat, yang ditangkap oleh hati adalah yang dipancarkan jiwa

Sering, dan akan terus terjadi, mereka yang berlagak di hadapan, tapi menelikung di belakang. Manis muka didepan, tapi meracuni saat kita lalai dan lengah

Latih rasamu, maka engkau akan mampu melihat apa yang bisa disembunyikan kata dan wajah, sebab kata dan wajah tak selalu jujur, kawan tak mudah didapat

Apalagi bila engkau mencintai Allah dan Rasul-Nya, sungguh-sungguh, maka akan terang-benderang bagimu, siapa yang benar, siapa yang munafik, siapa yang oportunis

Duhai, semoga Allah jadikan kita memiliki kawan-kawan yang ikhlas, yang hanya mengharap ridha Allah, yang mendoakan kita dalam shalat mereka, walau bisa jadi tak jumpa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *