Catatan Ust. Felix Siauw: “Bagaimana Kami Tidak Berperasangka”

Bagikan Ke

Muslim itu kaum yang sudah dibiasakan Al-Quran untuk selalu berprasangka baik. Lebih-lebih di Indonesia, prasangka baik ini bahkan jadi berlipat-lipat lagi efeknya
Perhatikan saja di Indonesia, semua untung. “Untung masih bisa makan pakai lauk”, “Untung masih bisa makan nasi”, “Untung masih bisa merasa lapar”, tak ada ruginya

Muslim Nusantara pintar mencari kebaikan, mudah melupakan kesalahan, tersenyum pada siapapun, Belanda menjajah sampai ratusan tahun, tak ada rasa dendam jua
Artinya bila Muslim disini sudah komplain dengan anda, sudah punya prasangka buruk tentang anda, sudah merasa tak suka dengan anda, bisa jadi anda keterlaluan

Bila Muslim disini saja sudah merasa tak adil, artinya di belahan bumi yang lain, anda bakal dapat lebih banyak masalah lagi, karena anda bisa jadi sangat dzalim
Bagaimana tidak berprasangka buruk, saat nasihat dianggap sebagai hujatan, membela Al-Quran dianggap intoleransi, taat syariat dituduh anti-NKRI dan anti-Pancasila?



Bagaimana berprasangka baik, saat tokoh partai pendukung penguasa menghina, memfitnah, mengancam dengan kalimat provokatif dengan kata ‘bunuh’, tak ditangani blas
Tapi saat itu terkait dengan ulama, aktivis Islam, atau penggiat media sosial Islam, langsung ditangkap dan ditahan, sebab yang melapor juga kroni dan pendukung penguasa

Mengapa sulit untuk menafikkan, bahwa tiap perjuangan Islam yang disuarakan, selalu ditambahi kata “makar”, “menggoyang negara”, “kudeta”, dan “pembangkangan”
Mungkin terlalu banyak, terlalu sering, terlalu nyata, ummat Muslim di negeri ini disuguhkan kemunafikan, standar ganda, ketidakadilan, kedzaliman dan keserakahan

Sementara hukum bisa dimodifikasi, yang jelas-jelas bersalah bisa mengajukan prapradilan, yang tak bersalah dibuatkan perppunya supaya jadi salah dan bermasalah
Dan setelah semua itu, kaum Muslim diminta untuk baik sangka. Sudahlah dipukul, dibentak dan diteriaki agar jangan berisik, sudah dirampok, diberi tausiyah oleh perampoknya

Kami yakin Muslim Indonesia itu mudah sekali disenangkan, beri mereka bukti agar lihat keadilan masih ada, pemimpin masih sayang sama agama, peduli sama mereka