Hal yang harus diketahui jika Siklus Menstruasi Melebihi 40 hari atau Kurang dari 20 hari.

KATEGORI

Bagikan Ke

Pasien: Jadi pada bulan May – June siklus menstruasi saya adalah 42 hari. Saya sempat takut karena saya tau siklus melebihi 40 hari sudah termasuk tidak normal dan saya sudah 8 tahun menstruasi jadi seharusnay sudah teratur. Seingat saya pada 3 bulan sebelumnya saya mengkonsumsi obat pereda nyeri haid dengan merk feminax tanpa resep dokter dan saya konsumsi setiap hari ke2 haid karena saya tidak tahan dengan rasa nyerinya. 

Pertanyaan saya apakah mengkonsumsi obat pereda nyeri haid mempengaruhi siklus mesntruasi saya? Kemudian apabila siklus saya melebihi 40 hair atau kurang dari 20 hari, apakah tindakan yang harus saya lakukan ?

Sebenarnya obat yang Anda minum tidak menyebabkan Anda menyebabkan gangguan pada pola menstruasi Anda, Untuk siklus haid Anda terganggu bisa karena beberapa hal
Gangguan Kesehatan
Beberapa gangguan kesehatan yang dapat mempengaruhi siklus menstruasi anda adalah:
• Gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia
• Kehamilan
• Kehamilan ektopik
• Menopause atau perimenopause
• Tindakan ginekologi tertentu seperti kuretase
• Kanker
• Diabetes
• Berbagai penyakit yang dapat menyebabkan gangguan keseimbangan hormonal seperti penyakit adrenal, kista ovarium, penyakit pituitari, sindrom polikistik ovarium, dan ganguan tiroid
• Infeksi HIV



Gaya Hidup
Beberapa gaya hidup tidak sehat yang dapat mempengaruhi kesehatan anda secara keseluruhan dan mungkin mengganggu siklus menstruasi anda adalah:
• Penyalahgunaan atau gejala kecanduan alkohol
• Penyalahgunaan atau gejala kecanduan obat-obatan
• Olahraga berat
• Kebiasaan merokok
• Berhubungan seks tanpa perlindungan

Obat-obatan
Beberapa jenis obat-obatan yang dapat mempengaruhi siklus menstruasi anda adalah:
• Kortikosteroid seperti prednisone
• Obat-obatan untuk mencegah reaksi penolakan paska transplantasi organ
• Obat-obatan untuk mengobati kanker (kemoterapi)
• Terapi radiasi

Untuk mengetahui dengan pasti maka Anda memerlukan pemeriksaan secara langsung ke dokter spesialis kandungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *