Akhir Manis Dari Proses Panjang: TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid Resmi Dengan Gelar Pahlawan Nasional

Bagikan Ke

Haru Bahagia. Itulah dua kata yang menggambarkan suasana hatiku dan juga suasana hati masyarakat NTB hari ini, 9 November 2017. Sosok guru dan juga pejuang bangsa dari Indonesia Timur, Maulanasyaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid resmi ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia. Penetapan berdasarkan keputusan Presiden RI Ir. Joko Widodo nomor 115/TK/tahun 2017 tentang penganugerahan gelar pahlawan nasional.

Penyerahan anugrah gelar pahlawan nasional ini diberikan langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo kepada ahli waris Maulanasyaikh di Istana Negara Jakarta siang ini sekitar pukul 11.00 WIB. Ahli waris Maulanasyaikh yang menerima gelar pahlawan nasional itu adalah kedua putri beliau: hj. Sitti Rauhun dan hj. Sitti Raihanun. Dengan demikian, resmi sudah NTB memiliki tokoh pahlawan nasional. Alhamdulillah…

Jika kita menengok ke belakang, sebelum Maulanasyaikh diputuskan menjadi pahlawan nasional oleh Presiden Jokowi, kita akan mendapatkan serangkaian proses panjang yang telah dilalui. Bahkan! pengajuan pertama Tim Peneliti dan Pengkajian Gelar Daerah (TP2GD) ditolak oleh Kementerian Sosial RI karena dinilai belum mencukupi syarat. Penolakan ini tidak lantas membuat para pejuang yang tergabung dalam tim TP2GD patah semangat dan menyerah. Tim kemudian melakukan evaluasi untuk memperbaiki dan melengkapi berkas-berkas pengajuan pemberian gelar pahlawan nasional.

Ada rihlah imiah di dalam maupun luar negeri oleh tim TP2GD untuk mencari arsip jejak historis Maulanasyaikh untuk melengkapi dokumen pengajuan. “Beraneka Rapat Internal Tim, Focused Group Discussion, Diskusi terbatas, Studi Banding dan Best Parctices, Workshop, Seminar Regional, Seminar Nasional melibatkan Akademisi, Sejarawan, Politisi, Praktisi, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh Ormas (NW, NU, Muhammadiyah dan ormas keaagamaan NTB lainnya) pun banyak digelar,” kata Dr. Abdul Qudus salah seorang tim TP2GD dalam tulisannya berjudul Proses Panjang TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid Menjadi Pahlawan Nasonal.

Berbagai dinas dan instansi terkait mulai dari Sekda Provinsi NTB, Dinas Sosial NTB, Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah NTB, Dewan Riset Daerah serta dinas terkait lainnya terus saling bantu dan dukung guna melengkapi berbagai dokumen pengusulan kepahlawanan Maulanasyeikh. “Sebagai puncak pengusulan tersebut adalah digelarnya Seminar Nasional dan Testimoni Tokoh-tokoh Nasional dengan menghadirkan 300 Sejarawan Nasional tentang kepahlawanan Maulanasyeikh yang dihadiri Wapres RI HM Jusuf kalla, Jakarta 05 April 2017 yang terselenggara berkat kerjasama antara Prodi Pendidikan Sejarah Univ. Hamzanwadi dengan Prodi pendidikan sejarah Universitas Negeri Jakarta,” tambah Dr. Abdul Qudus.

Alhamdulillah wa Syukrulillah, proses panjang itu kini berbuah manis. Pendiri NWDI, NBDI, dan NW Almaghfurlah Maulanasyaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid resmi menjadi pahlawan nasional. Untuk menutup tulisan ini, saya kutip pernyataan dari Gubernur NTB yang juga salah seorang cucu dari Maulanasyaikh TGB. Dr. KH. M. Zainul Majdi, MA: Hasil Tidak Akan Pernah Menghianati Proses! Semoga menginspirasi dan memberikan pelajaran bagi kita semua sebagai generasi penerus.

Oleh: Muhammad Zulkarnaen (Pendiri Suara NW)