Robot SEKS Masa Depan Diklaim Dapat Menghasilkan Anak

KATEGORI

Bagikan Ke

MADRID, Sebuah pernyataan yang mengejutkan dilontarkan oleh Sergi Santos yang dikenal sebagai penemu dan pencipta robot seks.

Santos yang merupakan ilmuwan asal Spanyol itu mengaku, manusia di masa mendatang bisa memiliki anak dengan robot ciptaannya.

Bahkan, menurut Santos, memiliki keturunan dengan robot sebenarnya sangat sederhana.

“Saya bisa membuat mereka (robot) memiliki anak. Itu tidaklah sulit. Saya sendiri akan sangat senang jika bisa memilikinya.” Demikian ungkap Santos di kediamannya di Barcelona seperti diberitakan New York Post, Selasa (24/10/2017).

Santos telah mempelajari teknik elektro, teknologi nano, dan kecerdasan buatan, serta ilmu materi dan terapan. Sebelumnya, Santos memang telah mengembangkan teknologi robot seks di laboratorium yang juga ada di rumahnya.

Salah satu karyanya adalah robot yang dia beri nama Samantha. Menurutnya, dalam tubuh Samantha telah dipasang delapan program berbeda yang bisa membuatnya bereaksi seperti manusia saat berhubungan seksual. Bahkan dalam pandangannya, Santos percaya dalam beberapa dekade kedepan, boneka atau robot seks tidak hanya akan disimpan dalam lemari namun bisa berjalan di altar pernikahan bersama pemiliknya. Pemikiran itu pulalah yang kemudian membuatnya percaya bukan hal yang mustahil untuk bisa memiliki anak dengan robot.

“Menggunakan ‘obat’ buatan yang sudah saya ciptakan saya bisa memrogram robot sehingga bisa memiliki nilai seperti manusia.” “Selanjutnya untuk bisa menciptakan robot anak akan lebih sederhana. Saya bisa memakai algoritma tentang kepribadian saya kemudian digabungkan dengan kepribadian robot dan selanjutnya tinggal dicetak dalam tiga dimensi.”

“Ya. Dengan cetak tiga dimensi ini maka akan lahir anak dari saya dan robot.. Saya tidak melihat adanya komplikasi,” ujarnya.

Meski memiliki impian ‘nyeleneh’ seperti itu, Santos sebenarnya juga memiliki istri, Maritsa Kissamitaki dan sudah menikah selama 16 tahun.

Sang istri bahkan menjadi salah seorang yang paling banyak membantunya dalam mengembangkan robot seks tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *