Status FB Seorang Ibu Menampar Jeremy Teti Terkait LGBT Bisa Menyewa Rahim

KATEGORI

Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube

Akhir-akhir ini netizan dan masyarakat indonesia dihebohkan oleh pernyataan seorang mantan pembwawa berita bernama Jeremy teti yang mengatakan bahwa pasangan LGBT bisa menghasilkan seorang anak dengan cara menyewa rahim wanita.

Pernyataan tersebut membuat para netizen menjadi gerah termasuk salah seorang ibu yang sedang hamil bernama Ninin Kholida, melalui akun facebook miliknya ia menulis sebuah postingan yang cukup panjang dan cukup keras menampar pernyataan Jeremy teti di salah satu stasiun televisi swasta.

Berikut Tulisan ibu Ninin Kholida untuk Jeremy Teti:

Menyewa Ibu; membeli Tuhan

“Siapa yang bilang bahwa gey tidak bisa punya keturunan?”
Tanyanya dengan HERAN
Di luar negeri sudah banyak yang menyewakan rahim, jawabnya …. bla bla dan dia dengan enteng mengatakan bahwa itu adalah kemajuan

Hey ! Kamu pikir bayi manusia itu cuma urusan sperma tumpah yang ketemu telur ?

Serendah itu kamu memandang ‘derajat manusia?’
Saya ibu yang sedang hamil anak ke empat dan saya tersingung!
Saya mau tanya sama kelean yang katanya mau punya peradaban lebih maju

Pantas saja kalian tak menghormati institusi pernikahan (ironisnya kalian sendiri pengen nikah sesama jenis dilegalkan negara)
Kalau kalian pikir pernikahan itu hanya tentang hubungan kelamin
Sperma tumpah ketemu telor. Jadi bayi manusia ! Makanya enteng saja kalian mau nyewa rahim perempuan tanpa perlu menikahinya
Kalian pikir ibu hamil cuma butuh uang untuk periksa ke dokter ?
Kalian pikir nyewa rahim itu kayak nyewa ruko?
Nyewa ruko aja, setelah lunas perlu disapu, dirawat biar gak jadi sarang kelelawar…..nah ini bayar perempuan disuruh hamil, dikasih duit terus ditinggal? Disamperin lagi pas bayinya udah woek woek nongol?

Itu bayi dalam perut bukan cuma butuh makan lalu ditinggal
Kalian pikir sperma itu dari mana ? Telur itu siapa yang bikin? Setelah dua duanya ketemu terus simsalabim jadi bayi? Emang siapa yang nyulap sperma dan telur itu jadi punya jantung? Punya paru paru, hati, empedu, ginjal, usua,lambung dll? Mata.hidung.lidah, mulut dan NYAWA ?

Kalau kalian pikir bisa bayar perempuan untuk menyewakan rahimnya ? Kalian mau BAYAR KE SIAPA untuk semua organ lengkap yang ada di tubuh bayi itu?
Mau bayar berapa harga NYAWA ?
Emang susyah ngajak kalian yang sesatpikir ini nyambung ke TUHAN ? Sombong sekali kalian ini macam tak butuh Tuhan dan merasa tak perlu taat padaNya.

Kalian pikir ibu hamil itu cuma butuh uang lalu ditinggal ?
Ibu hamil itu justru sangat butuh dukungan psikologis. Butuh lebih sering dipeluk, digandeng saat jalan, dipijat saat sedang capek, disuapin saat merasa tumbang, diajakin nngobrol dan didengarkan.
Susah kayaknya memahamkan kalian bahwa istri itu butuh suami sebagai ‘pemimpin’ dalam semua maknanya?

Kalian pikir selain suaminya bisa melakukan itu dengan tulus dan penuh cinta? Sehingga cinta pun bisa diganti dengan sewa

Pantas saja kalian tak menghormati institusi pernikahan. Jika hubungan laki perempuan cuma kalian artikan sebagai hubungan kelamin. Sudah tahu zygot itu penyatuan sperma dan sel telur? Tapi mau diklaim anak kalen berdua para jamaah sperma dan meniadakan eksistensi serta peran sel telur dari perempuannya dengan tak menganggapnya ‘ada’ karena telah bayar sewa? Mikir!
Ucapan tetty di tv itu seolah-olah mau bilang kalau kaum gey itu #takbutuhibu kecuali sebagai tempat sewa rahim…

Coba teriakkan kalimat #sayatakbutuhibu itu sama kaum kalian dengan penuh kesombongan. Padahal saat kalian positif kena HIV/AIDS atau penyakit kelamin lain yang sabar merawat kalian yang tinggal tulang itu ya ibu yang kalian bilang takbutuh itu. Mikir!

Peradaban manusia seperti apa yang ingin kalian bangun dari hubungan anak dan ibu yang tanpa ikatan rasa cinta ?
Kalian bayar ibunya sebagai ongkos sewa
Lalu si ibu dengan tega melepas anaknya ke pasangan gey dengan tega tanpa perlu merasa sedih atau rindu?
Ini hubungan anak ibu macam apa ?
Ketika suatu saat si anak datang ke ibu biologisnya lalu berkata :
‘aku anak yang lahir dari rahimmu’
Apa yang kalian harap diucapkan si ibu sama anaknya ?
‘Pergilah sana. 2 lelaki itu telah membayarku. Sekarang aku tak ada urusan denganmu. Masa sewaku denganmu sudah habis!’ Kata ibu itu pada anaknya tanpa rasa. Tanpa cinta.
‘Hubungan kita tak lebih tentang uang! Jangan harap apapun dariku!
Itulah peradaban penuh kemajuan yang kalian inginkan !
Coba tetty katakan itu pada ibumu! Coba serahkan sejumlah uang padanya untuk ganti rugi karena telah ‘meminjamkan’ rahimnya untuk tempat tinggalmu sewaktu bayi!
Katakan pada kami jika ia tersenyum dan tak tersinggung

Lagipula kalian pikir sanggup bayar berapa triliun untuk menyewa rahim seorang ibu ?
Untuk membayar semua rasa sakit, lelah selama 9 bulan lebih?
Kalian pikir sanggup membayar rasa sakit saat kontraksi hingga pembukaan sempurna? Ketika bayi melewati lubang sempit vagina hingga tercabik luka luka penuh darah berliter liter ?
Mau bayar berapa untuk kerelaan seorang ibu yang bersedia dibius lama, digunting perutnya berlapis lapis ? Tanpa jaminan bahwa ia akan tetap hidup setelah melakukan semua itu ?
Kalian akan bayar berapa untuk semua rasa sakit yang masjh terasa bertahun tahun setelah operasi sesar?

Kalian pikir bayi manusia itu hanya butuh makan dan uang ?

Jika kalian pikir hubungan orang tua anak hanya sekedar tentang hubungan sewa menyewa dengan uang yang tak seberapa
Tahulah kami kini mengapa kalian mengganggap manusia tak lebih dari pemuasan nafsu selangkangan semata yang menghalalkan segala cara

Ah, bahkan hewan saja tahu cara menghormati ibu bapaknya

Ninin Kholida

Mereka ini sekarang lagi nglunjak. Jika saat ini mereka mulai mewacanakan sewa rahim, bukan mustahil gerakan mereka di indonesia akan memperjuangkan lebih massif u melegalkan nikah sesama jenis dan adopsi anak u psgn sesama jenis…. hati2 kasih panggung dan jangan salah pilih pemimpin!!

Tulisan ini disukai 18.000 netizan, di share 28.324 kali dan dikomentari sebanyak 4.800 Netizan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.