Viral,, Seorang Janda Minta Diperkosa 10 Orang Laki-laki Dari Berbagai Negara

KATEGORI

Share On Facebook
Share On Twitter
Share On Google Plus
Share On Linkedin
Share On Pinterest
Share On Youtube

Video janda cantik minta diperkosa 10 pria viral di media sosial. Janda muda bernama Siti Amiza Baharuddin itu membuat video dalam mobil saat dalam perjalanan menuju Alor Setar, Kedah, Malaysia. Ia mengaku ingin diperkosa beberapa pria sekaligus. Syaratnya, pria yang akan memperkosanya bukan hanya dari satu negara. Selain Malaysia, ia juga menginginkan pria Cina dan India. “Saya ingin mengatakan bahwa saya ingin diperkosa, lima orang tidak cukup, saya ingin 10 pria,” ucap Siti Amiza dalam video. “Mantan suami tidak memuaskan. Kecil, setelah muncrat langsung tidur. Masuknya tidak terasa, seperti anak kecil,” tambahnya. “Kalau bisa dua ini, sedap. Bersih dan tidak bau. Besar. Kelihatan kan? yang putih ini 4 dan yang hitam ini 6,” ucapnya sambil menunjukkan dildo (alat bantu seks) yang dipegangnya.

Video itu diunggah di akun Facebook miliknya. Dalam sekejap, video tersebut langsung viral dan mendapat tanggapan beragam.

Setelah video itu viral, petugas Unit Tindakan Khas CM Skuad Badar langsung mendatangi rumah janda cantik itu di Sungai Petani.

Petugas ingin mengajak pedagang online yang menjual peralatan seks itu bertobat dan kembali ke jalan benar serta menjadi pedagang soleha.

Tindakan janda cantik itu dianggap bisa memperburuk citra Islam di mata non Muslim. Namun, pihak berwenang gagal menemui wanita tersebut.

Sementara di media sosial, netizen menduga bahwa apa yang dilakukan wanita itu hanyalah sebuah strategi bisnis untuk mengembalikan kejayaan bisnisnya yang mulai redup. “Nah, nanti dia akan menyesal. Lalu dia menjual produknya, mulai dijual,” kata Rayme Lala. “Strategi bisnis. Wanita selalu barang promosi. Inilah contohnya. Semakin banyak up, semakin banyak uang yang bisa dia dapatkan,” komentar Tika Emilia.(jev)
Sumber : pojoksatu.id

Berikut Videonya:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.