Ming. Sep 20th, 2020

PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Ingin tulisanmu dipublikasikan disini? kirim ke Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

SPACE IKLAN DISEWAKAN

info@lombokgroup.com

Cloud Hosting Indonesia

Imam Syafi’i  pernah Berkata :”Kelak di akhir zaman akan datang ramai Ulama yang membingungkan umat, sehingga umat keliru antara Ulama Warosatul Anbiya’ (Ulama Pewaris Para Nabi) dan Ulama Suu’ (Ulama Jahat Akhir Zaman) yang menyesatkan umat”.

Maka Imam Syafi’i menambahkan,

“Carilah Ulama yang paling dibenci oleh orang-orang KAFIR dan orang MUNAFIK, dan jadikanlah dia sebagai Ulama yang membimbingmu, dan jauhilah Ulama yang DEKAT dengan orang KAFIR dan MUNAFIK karena dia akan menyesatkanmu, menjauhkanmu dari keridhoan Allah.”

Imam Syafi’i (Rohimahullah) pernah ditanya oleh salah seorang muridnya tentang bagaimana caranya kita mengetahui pengikut kebenaran di akhir zaman yang penuh fitnah

Baca Juga:  Catatan harian Ust. Felix Siauw: Siapa Berhak Atas Sertifikasi Halal

Jawab beliau,

” Perhatikanlah panah-panah musuh (ditujukan kepada siapa) maka akan menunjukanmu siapa pengikut kebenaran”

Jadi pilihlah dan ikutilah ulama dengan ciri berikut, agar selamat di zaman penuh fitnah ini:

#Ulama yang bila kita memandang wajahnya, mengingatkan kita kepada Allah

#Ulama yang paling dibenci dan tidak disukai orang kafir

#Ulama yang paling tidak disukai orang munafik

#Ulama yang keras terhadap orang kafir yang mengganggu

#Ulama yang bersungguh-sungguh dan istiqamah dengan sunnah Nabi

#Ulama yang lemah lembut terhadap orang Islam

#Ulama yang selaras antara ucapan dan perbuatan

Baca Juga:  Catatan Harian Ust. Felix Siauw: Jalan yang Kita Pilih

#Ulama yang tidak peduli dengan caci maki orang kafir sejauh ia menyuarakan kebenaran

#Ulama yang menyatukan umat bukan yang memecah-belah kesatuan umat

#Ulama yang bila berkata, berkata-kata dengan bicara yang mendamaikan dan menjinakkan hati-hati yang keras lagi jumud, dan

#Ulama yang mendahulukan hak-hak Allah, Rasulullah dan umat islam dari kepentingan diri, dan kelompoknya

#Ulama yang jika kita memandangnya dan mendengar petuanya semakin membuat hati kita semangat untuk lebih rajin beribadah

#Ulama yang tidak mencaci-maki, mengkafirkan, mensyirikkan sesama orang islam.

Wallahu’alam bisshawab

Baca Juga:  BERAPA BANYAK YANG SUDAH MEMBUANG ISLAM KARENA MENINGGALKAN JUMATAN?

Komentar