Jum. Sep 18th, 2020

PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Ingin tulisanmu dipublikasikan disini? kirim ke Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

SPACE IKLAN DISEWAKAN

info@lombokgroup.com

Cloud Hosting Indonesia

Sepintas kita perhatikan maka yang terpikirkan dalam otak kita dia adalah seorang preman pasar atau dia adalah hanya seorang supir bus malam yang kasar dan dan menyeramkan, lihat saja tampang dan penampilannya tak sedikitpun menandakan bahwa dia adalah seorang yang berhati mulia apalagi seorang pendiri yayasan itu sangat jauh dari benak kita.

Namanya adalah Muhammad Saleh atau biasa dipanggil Alan, dia seorang Supir Bus malam di Terminal mandalika, Sweta-Mataram,Lombok Tujuan Sumbawa, Bima. Siapa yang menyangka bahwa orang berpenampilan seperti beliau ini ternyata memiliki hati yang sangat mulia dan memiliki rasa peduli terhadap pendidikan anak-anak sangat tinggi.

Baca Juga:  The Black (Moh. Hirjan M.Pd) "Sang Pencerah Bagian Ahir"

Muhammad saleh atau Alan memiliki Yayasan bernama Darul Ulum yang bertempat di kampungnya Dusun Tololai Kabupten Bima, Yayasan ini menaungi beberapa sekolah yaitu diantaranya: Raudatul Atfal (TK) Dan Madrasah Ibtidaiyah (SD) dan tahun depan Muhammad saleh berncana untuk membangun kembali sekolah dengan setingkat Madarasah Tsanawiyah (SMP) dan Madrasah Aliyah (SMA). Dan untuk diketahui pembangunan sekolah-sekolah ini Kang Alan menyisihkan gajinya sebagai supir bus dan beberapa hasil penjualan kayu yang ditanam dikebun miliknya untuk dijadikan sebagai biaya pengembangan yayasannya. selain itu kang Alan juga menggeratiskan anak-anak yang sekolah di yayasannya tanpa pungutan biaya sepeserpun dari siswa-siswinya.

Baca Juga:  Kisah Seorang Anak Yang Ingin Bersekolah | Share yuk..

Meski kang Alan merasa belum mampu untuk membangun Sekolah Tingkat SMP dan SMA namun untuk sementara dia tetap komitmen untuk trus memantau anak didik lulusan yayasannya untuk terus melanjutkan sekolahnya ditempat lain dengan tetap memberikan bantuan kepada anak-anak yang tidak mampu.

Komentar