PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Ingin tulisanmu dipublikasikan disini? kirim ke Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

SPACE IKLAN DISEWAKAN

info@lombokgroup.com

Cloud Hosting Indonesia

Perlawanan terhadap Presiden AS Donald Trump yang menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota Israel terus berlanjut di Indonesia. Ahad, 17 Desember mendatang, giliran Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar aksi paling besar di Kedutaan Besar AS.

Rencana unjuk rasa ini disampaikan Ketua Umum GNPF Ulama, Ustadz Bachtiar Nasir saat berorasi dalam kegiatan kemanusiaan Indonesia bersatu Bela Palestina di Masjid Raya Pondok Indah, Jalan Iskandar Muda, Jakarta Selatan, Selasa (12/12). “Alhamdulillah MUI akan pimpin aksi paling besar untuk Palestina. Sekarang sedang rapat,” ungkapnya seperti dikutip Republika.

Baca Juga:  Bukti Kebenaran Surat Ar-Rahman:19-29 dan Al-Furqan:53 Tentang Dua Air laut yang Tidak bisa Menyatu

Menurut dia, jika selama ini aksi bela Palestina hanya dilakukan oleh kelompok-kelompok, saat ini umat Islam harus bersatu. “Kepada Muslimin dan Muslimat di seluruh Indonesia yang melakukan aksi-aksi kelompok lebih baik lakukan aksi itu bersatu,” ujarnya.

“Kita buktikan kepada dunia bahwa Indonesia yang terdepan dalam membela Palestina,” tegas Ustadz Bachtiar. Sebelumnya, aksi bela Palestina sudah digelar berbagai elemen umat Islam. Terakhir pada Ahad, (10/12) saat ratusan ribu kader dan simpatisan PKS menghelat unjuk rasa di depan Kedutaan Besar AS

Komentar