Jum. Sep 18th, 2020

PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Ingin tulisanmu dipublikasikan disini? kirim ke Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

SPACE IKLAN DISEWAKAN

info@lombokgroup.com

Cloud Hosting Indonesia

Selamanya, lisan ulama yang lurus takkan disukai oleh penguasa yang bengkok, kebenaran takkan pernah membuat nyaman mereka yang berbuat dzalim

Inilah yang sekarang sedang kita hadapi, penguasa-penguasa yang ingin meneruskan syahwat kekuasaan, maka apapun yang berpotensi untuk mengancam akan dilibas

Mereka tahu bahwa yang mereka lakukan adalah kesalahan, dan sangat takut bila kesalahannya dipertunjukkan, maka siapa saja yang berpeluang melakukannya harus dikekang

Faktanya, sejak awal kemunculannya, Islam itu anti terhadap kedzaliman, sebab Islam adalah Al-Haq, kebenaran yang datang dari Allah untuk menghilangkan kebathilan

Baca Juga:  Dituding Gelapkan Dana Investor, Yusuf Mansyur Digugat 5 Miliyar

Maka sampai kapanpun, Islam akan head-to-head dengan kedzaliman, siapapun pelakunya, apakah individu, kelompok ataukah penguasa yang melakukannya

Maka Muslim yang memahami Islam takkan tinggal diam, dia pasti akan selalu membandingkan kenyataan dengan Kitabullah dan Sunnah, sesuai atau tidak dengan panduannya

Seorang ulama, adalah tugasnya memberikan peringatan juga kabar gembira pada ummat, sesuai dengan Kitabullah dan Sunnah, bukan menyesuaikan Islam dengan penguasa

Islam bukan apa yang penguasa mau, apalagi penguasanya dzalim pada kaum Muslim dan ulama. Tapi Islam adalah apa yang Allah maktubkan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah

Baca Juga:  HMI Cabang Mataram Ajak HMI Cabang SeIndonesia Bergerak Melawan Kezaliman Polisi dan KPU

Hari ini kita mendengar kabar salah satu ulama kaum Muslim yang selama ini lurus lisannya, jelas keberpihakannya, juga ikhlas dalam dakwahnya, kini jadi tersangka

Tuduhannya pasti itu-itu lagi, “menyebarkan kebencian”, “SARA”, “intoleransi”, “paham radikal”, “anti-NKRI”, “anti-Pancasila” dan segala yang bisa dikarang-karang

Bagaimana kita tidak yakin bila deradikalisasi yang dimaksud penguasa sekarang sejatinya adalah de-Islamisasi? Lha, yang justru dijerat adalah para ulama dan kelompok Islam

Jadi yang dianggap musuh negara saat ini, sejatinya adalah “musuh penguasa”, siapapun yang bisa mencegah berkuasanya kembali mereka, maka ia musuh, yakni para ulama

Baca Juga:  Punya Cita-cita Jadi PNS? Atau Karyawan Swasta? Itu Manusia JADUL Catatan Najwa Shihab, Baca Tulisannya Berikut

Doakan Ustadz Zulkifli Muhammad Ali dalam kebaikan, ujian yang didapatkan jadi kemuliaan. Mereka punya makar, Allah juga punya, dan kita lihat mana lebih kuat

Komentar