Sab. Sep 19th, 2020

PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Ingin tulisanmu dipublikasikan disini? kirim ke Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

SPACE IKLAN DISEWAKAN

info@lombokgroup.com

Cloud Hosting Indonesia

Dikutip dari laman facebook resmi milik Ust. felix Siauw tentang pandangannya tentang orang gila yang sedang trending saat ini, berikut catatan beliau:
Dunia tidak pernah sepi dari orang gila, ada yang benar-benar gila, juga ada yang dituduh gila, sampai yang nggilani juga ada

Yang gila betulan, dulu dilempari batu, sekarang orang gila bisa bunuh orang. Entah benar-benar gila atau menggila, tapi yang dipilih kok ya ulama, yang saat ini dikriminalisasi

Dalam Al-Qur’an, Allah membantah bahwa Nabi Muhammad adalah orang gila sebagaimana tuduhan munafikin dan kaum kafir. Sebab mereka tak punya lagi tuduhan lain

Baca Juga:  Berikut BIODATA Lengkap 25 Nabi Dan Rasul

Yang jelas dalam Islam, orang gila sudah diangkat pena malaikat baginya, maka dia tak punya dosa, tak usah shalat, tak bisa disalahkan dan tak bisa diadili

Mungkin itu sebabnya, tiba-tiba orang yang ingin lepas dari tuduhan atau hukum, tiba-tiba banyak yang jadi gila atau mengaku gila, biar lepas dari semua hukuman, asal ada kerjasama dengan yang berwenang

Kalau sudah gila, ya sudah, tak bisa lagi dihukum, tak bisa lagi diadili, walau sudah separah apapun. Namanya orang gila, ya tak bisa lagi dinasihati dan diingatkan

Baca Juga:  Oknum Polisi Buang Sampah Disembarangan, Lihat Apa Yang Dilakukan Pria Gondrong Ini

Tapi ternyata di negeri ini banyak orang-orang waras dengan kelakuan yang sama bahkan lebih parah dari orang gila, mereka nggilani, sebab gila harta dan kekuasaan, dan siap melakukan apa saja demi itu semua

Bila yang brnar-benar gila itu orang biasa, masihlah bisa ditindak. Bila penindak dan penguasa yang sudah gila dan nggilani? Inilah masa yang harus banyan kesabaran

Doakan para ulama dan habaib, semoga mereka dijaga dari orang-orang gila dan nggilani, dari orang-orang yang gila kekuasaan dan harta, dari tipudaya mereka semua.

Baca Juga:  Catatan Ust. Felix Siauw: Manusia Berlagak Tuhan

Komentar