Jum. Sep 18th, 2020

PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Ingin tulisanmu dipublikasikan disini? kirim ke Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

SPACE IKLAN DISEWAKAN

info@lombokgroup.com

Cloud Hosting Indonesia

Emak-emak yang terjaring operasi penyakit masyarakat (pekat) itu berinisial HN (37), seorang ibu rumah tangga (IRT) beranak dua. Sementara si brondong ganteng berinisial DD (23). Keduanya warga Dawarblandong, Mojokerto, Jatim, itu diamankan di salah satu kamar hotel yang ada di Kota Lamongan. Saat dikonfirmasi, Kasubbag Humas Polres Lamongan AKP Sunaryono, membenarkan kejadian tersebut. “Keduanya terjaring razia pekat, kami mendapati satu pasangan yang tak memiliki ikatan pernikahan yang sah yang berasal dari luar kota,” ujarnya kepada wartawan Mapolres Lamongan.

AKP Sunaryono mengatakan, setelah dicek identitas masing-masing, diketahui kalau pria tersebut masih berstatus perjaka, sementara yang perempuan statusnya sudah menikah. Keduanya, kata Sunaryono, langsung diamankan ke Polres Lamongan dan dilakukan pembinaan. “Pasangan ini juga kami minta untuk membuat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi,” tandasnya seperti dilansir http://detik.com hari ini.

Baca Juga:  Kronologis Penemuan Sticker Berlogo Palu Arit Di Tembok Kantor Lurah Mataram Barat

Selain mengamankan pasangan bukan suami istri itu, pihaknya juga mengamankan sebuah obat kuat di dalam sebuah kamar hotel lainnya. Obat kuat ini diduga milik salah satu orang yang memesan kamar hotel, namun saat petugas datang pemesan kamar tak ada di tempat.(jev)
sumber : medansatu

Komentar