PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Ingin tulisanmu dipublikasikan disini? kirim ke Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

SPACE IKLAN DISEWAKAN

info@lombokgroup.com

Cloud Hosting Indonesia

Salah satu yang buat saya sangat kesal saat di jalan, ialah ada orang yang buang sampah sembarangan. Andai bisa dan boleh, orang seperti ini dipenjara saja. Jangan lihat sepelenya perbuatan atau besar kecilnya sampah yang dibuang tapi lihat mentalnya, mental semisal inilah yang menginspirasi kekacauan yang lain.

Pertama: egois. Sebab dia ingin mobilnya bersih, tapi tak peduli bahwa orang lain juga ingin lingkungannya bersih. Masa bodoh, dia pikir sampahnya hilang begitu saja

Kedua: pikiran pendek. Dia tak lagi berpikir efek lanjutannya. Selesai begitu dia membuang sampah. Perkara merusak pemandangan dan lingkungan, tak peduli.

Baca Juga:  Tiba-tiba VIRAL! Ada Apa Dengan Desain Sajadah Tahun 1940-1990an Ini?

Ketiga: merendahkan orang lain. Nanti juga ada yang bersihkan, itu pikirnya. Dia merasa lebih hebat, lebih layak, lebih berhak, sudah bayar pajak, boleh tinggalkan jejak

Keempat: tak bertanggung jawab. Jelas sekali, mau makan tidak mau membersihkan, mau memanfaatkan tissue tapi tidak ingin membuangnya dengan layak

Kelima: sekurang-kurangnya, adalah orang bodoh, sebab tak mau mencari tahu, mengapa membuang sampah sembarangan itu adalah sesuatu yang tidak terpuji

Jadi jangan berpikir ulang bila calon pasangan atau calon menantu anda termasuk tukang nyampah, langsung ditolak saja, sebab tak ada masa depan pada orang begini Sebab Islam justru sebaliknya, peduli pada orang lain, berpikir hingga ke akhirat, menghormati orang lain, bertanggung jawab dan sangat haus dalam perkara ilmu. Itulah mengapa mereka yang Muslim senantiasa diminta untuk memperhatikan kebersihan bahkan keindahan. Bagaimana tidak buang air kecil saja harus istinja. Sayangnya pelaku nyampah ini justru Muslim yang banyak melakukan. Mengapa? Karena mereka tidka mempraktekkan agama. Karena tak serius dalam Islam

Baca Juga:  TGB Diundang Al-Ghad TV Sebagai Narasumber Konferensi Internasional Untuk Mendukung Al-Quds Dan Permasalahan Kemanusiaan Dunia

Mudah-mudahan yang membaca curhatan saya ini, lebih bertanggung jawab pada Islamnya, jaga lingkungan, jangan nyampah. Kecil tapi berarti sekali

Islam kita sangat indah. Surga pun digambarkan begitu indah. Maka jagalah dari sekarang, agar kita kelak layak untuknya. Jangan nyampah, itu bagian syariah.

Komentar