PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Ingin tulisanmu dipublikasikan disini? kirim ke Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

Kisah Perjuangan Pemuda Bernama Rexy Asal Lombok Mencari Ibunya Di Negeri Malaysia

2 min read

Berawal dari sebuah postingan pemuda tanpan bermata sipit yang menggambarkan akan kerinduan yang teramat dalam terhadap sang ibu tercinta yang menghilang sejak usianya baru belajar berjalan, Saya mengawali kisah malam ini.

Kira-kira begini redaksi statusnya di Facebook ” Mama dimana, Sekarang aku dah besar sudah aku cari kemana-mana tapi belum ketemu, aku ingin melihat mama”.

Tak bisa dibayangkan betapa besar rasa rindu yang di alaminya, kita saja yang tidak bertemu satu bulan sudah kangennya bukan kepalang, apalafi sampai bertahun-tahun.

Bocah bermata sipit itu kini telah tumbuh menjadi remaja tanpan atau tepatnya sudah berusia 21 tahun. Pemuda tersebut kini tengah melang-lang buana ke berbagai penjuru guna mencari keberadaan sang bunda.

Baca Juga:  Rakyat Kurdi IRAK Utara menggelar Rencana Refrendum KEMERDEKAAN

Sebut saja namanya Rexi Sulaeman yang terlahir dari pasangan suami isteri antara Lombok dan Malaysia keturunan cina.

Menurut penuturannya lewat telpon, bapaknya menikah di Malaysia dengan sang Ibu yang tergolong keturunan Cina Melayu. Bapaknya bernama Samsul dari Dusun Kerembong, Desa Kerembong, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Sedangkan Ibunya bernama Ng Ah Foong, Alamat: Kampung Sugai Lui.

Rexi memang lahir di Malaysia tapi besarnya di Lombok, dan sudah 2 tahun ini ia berada di Malaysia guna mencari sang Ibu sambil mencari nafkah hidup sebagai kuli sawit. Mohon bantuan semua teman dunia maya untuk membantu saudara kita untuk menemukan sang Ibunda tercinta dengan kita sama-sama membagikan postingan saya ini.

Baca Juga:  Masjid Di Banyumas Dirusak Orang Misterius, Al-Qur'an Diacak-acak

Katanya saat ini ia sedang berada di Malaysia bagian Johor. Sedangkan sedikitpun kabar tentang ibunya belum ia dapatkan hingga kini.

Satu lagi yang terdengar sangat mengharukan dimana di rantauan (Malaysia) setiap kali ia merasa uangnya cukup pasti kembali mencari keberadaan sang bundanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.