PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Ingin tulisanmu dipublikasikan disini? kirim ke Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

Berikut 4 Alasan Kenapa Menjomblo Itu Lebih Baik

2 min read

Bella DePaulo seorang psikolog di University of California Santa Barbara, menjunjung kehidupan jomblo dan berkeliling segala tempat untuk mempresentasikan penemuan timnya ini. Ia bahkan diundang khusus oleh TEDx untuk menyampaikannya. Jadi kenapa menjadi jomblo itu lebih baik secara sains?

Pertama Peneliti mengatakan bahwa orang jomblo cenderung punya jaringan sosial yang lebih kuat
Penelitian tahun 2015 menemukan bahwa orang jomblo secara berkala lebih banyak menjangkau jaringan sosialnya, lebih banyak menawarkan bantuan dan menerima bantuan, dibandingkan rekan-rekannya yang sudah menikah.

Kedua Orang jomblo juga diketahui memiliki fisik (dan mental) lebih fit dibandingkan yang berpasangan
Dalam survey terhadap 13.000 orang di rentang umur 18-64 tahun, para ahli menemukan bahwa orang jomblo lebih sering aktif secara fisik setiap minggunya. Secara rata-rata, orang jomblo memiliki Body Mass Index (BMI) lebih rendah daripada yang berpasangan.

Baca Juga:  Berikut 23 Point Hasil Konferensi OKI di Istanbul Turki Kemarin

Ketiga Orang jomblo berkembang lebih jauh sebagai individu dan mendapatkan lebih banyak manfaat dari waktu sendirinya
Berbagai penelitian menemukan hubungan kuat kesendirian dengan meningkatnya rasa kebebasan dan kreativitas serta keintiman diri yang lebih meningkat jauh. Menurut ahli, kesendirian itu gak berarti kesepian, apalagi jika orang tersebut bisa mengisi waktunya dengan sesuatu yang produktif. Survey Amerika Serikat tahun 1998 menemukan bahwa secara rata-rata orang jomblo mengalami perkembangan diri lebih kuat daripada mereka yang menikah.

Keempat Para jomblo berkualitas itu gak seperti “mitos” yang dipercaya banyak orang pada umumnya
Umumnya masyarakat memahami bahwa menjadi jomblo itu akan merana, menderita dan kesepian. Ternyata itu semua cuma mitos. Karena banyak sekali orang jomblo yang bisa memanfaatkan masa sendirinya itu dengan sangat baik, tapi mendapat tekanan dari sekitar, yang padahal ia sendiri gak merasa membutuhkan pasangan sampai segitunya.
Sc:idntimes

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.