Jum. Sep 18th, 2020

PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Ingin tulisanmu dipublikasikan disini? kirim ke Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

SPACE IKLAN DISEWAKAN

info@lombokgroup.com

Cloud Hosting Indonesia

Mobile Legend jadi salah satu game online yang saat ini sangat digandrungi. Tak hanya anak-anak, tapi juga orang dewasa. Game ini membuat banyak penggemarnya tak bisa lepas dari gadget.

Sudah lebih 10 juta akun diketahui telah mengunduh game ini di Google Play Store maupun Apple App Store.

Hal ini membuat banyak orang tua cemas melihat anaknya kecanduan game ini.

Rupanya ada yang menanyakan hal ini kepada dai kondang ustadz Abdul Somad. “Ustadz banyak sekarang anak-anak yang bermain game mobile legand, apa hukumnya?,” demikian pertanyaan jamaah Abdul Somad tersebut.

Baca Juga:  Ketua Umum Muallaf Center Indonesia Dan 2 Artis Ini Akan Kunjungi Korban Gempa Lombok-KLU

Abdul Somad pun menyebut jika dirinya tak sekalipun bermain game. “Jangan biarkan anak-anak kita main game. sayangi mereka dengan tidak memberi hp. memberikan hp kepada anak-anak sama halnya dengan meberi pisau. Dipotong urat nadinya anti. Jangan!” tegas Somad.

Ia pun mengutip ayat yang menerangkan bahwa orang tualah yang menjadi anak seperti apa kelak. “Orang yang candu game sudah mubasir waktu. Orang yang mubasir saudara dengan setan. Makanya yang kecanduan game tak lagi digoda setan karena saudara dengan setan,” kata Somad disambut tawa para siswa.

Baca Juga:  Berikut Cara Cuci Kemaluan yang Betul, Kalau Tidak Mau Disiksa Malaikat Di Alam Kubur Nant

Ia pun meminta agar main game dihentikan dan digantikan dengan olah raga. “Behentilah kalian (main game). Isi waktu dengan aktivitas. Sekali-kali (main game) untuk refresing ok-lah, tapi masih banyak (aktivitas lain). Olahragalah kalian.” UAS pun menyebut 3 olahraga yang dianjurkan dalam Islam. “Olahraga dalam Islam ada tiga yakni berkuda, memanah dan berenang,” katanya.

Ia pun menyebut jika anak-anak di Korea dan Jepang kini banyak yang mengandrungi olahraga memanah.(jev)
sumber : tribun

Komentar