Jum. Sep 18th, 2020

PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Ingin tulisanmu dipublikasikan disini? kirim ke Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

SPACE IKLAN DISEWAKAN

info@lombokgroup.com

Cloud Hosting Indonesia

Waktu kian sempit, awal Agustus 2018 partai politik harus mendaftarkan Capres-Cawapres ke KPU. Pengamat Politik Sahirul Alem mengatakan, bahwa, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bakal mengalah, dengan memunculkan calon presiden alternatif sebagai penantang Joko Widodo di Pilpres 2019. Kabar ini menjadi perdebatan publik.

Apalagi ada nama KH Muhammad Zainul Majdi, Tuan Guru Bajang (TGB), Gubernur NTB notabene kader Partai Demokrat disebut-sebut bakal disandingkan dengan Gatot Nurmantyo, mantan Panglima TNI.

“Naiknya Tuan Guru Bajang jelas akan mengubah peta politik nasional. Di samping dia dikenal kader Demokrat, TGB adalah alumni Al-Azhar yang hafal Alquran. Ini akan membuat Pilpres semakin seru,” demikian sambutan salah seorang anggota jamiyah hafidz Alquran Jawa Timur kepada duta.co, Sabtu (24/2/2018).

Baca Juga:  Pendemo Penolak Rocky Gerung, Neno W Dan Babe Haikal di LOMBOK Diusir Warga

Menurutnya, kalangan Hafidh Alquran belakangan mendengar ada upaya untuk menaikkan TGB ke Pilpres 2019. Hanya saja, targetnya bukan Wapres, melainkan Capres. Kalau Indonesia memiliki presiden hafal ALquran, ini bisa setara dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Kabar ini sejalan dengan pengamatan Sahirul Alem. Kepada intelijen Alem mengatakan, bahwa, Prabowo sudah mengatakan akan melihat perkembangan, saat ditanya soal capres 2019. Ini mengindikasikan mantan Danjen Kopassus akan memunculkan capres alternatif.

Menurut Alem, Prabowo telah melihat berbagai hasil survei maupun situasi terkini sebelum menyatakan akan melihat ‘perkembangan’. “Realitasnya, posisi Jokowi sangat kuat, maka diperlukan capres alternatif,” papar Alem.

Baca Juga:  Tanggapan Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi, MA. (TGB) Terkait Aspirasi Masyarakat Yang Menginginkannya Bertarung Di Pilpres 2019

Alem memperkirakan, ada kemungkinan Prabowo menunjuk Gatot Nurmantyo sebagai capres di Pilpres 2019. “Walaupun dalam berbagai survei suaranya masih rendah, namun nama Gatot cukup bagus untuk dijual di Pilpres 2019,” jelas Alem.

Sedangkan cawapres, kata Alem, Tuan Guru Bajang (TGB) menjadi pilihan. “TGB dari luar Jawa dan punya jaringan pesantren di seluruh Indonesia. Kalau ada survei di kalangan NU diminta suruh Jokowi atau TGB, maka, warga NU akan memilih TGB,” pungkas Alem. (mky) sc:Duta.co

Komentar