Jum. Sep 18th, 2020

PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Ingin tulisanmu dipublikasikan disini? kirim ke Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

SPACE IKLAN DISEWAKAN

info@lombokgroup.com

Cloud Hosting Indonesia

Menurut AHY – panggilan akrab, Agus Harimurti Yudhoyono sosok Tuan Guru Bajang (TGB) sapaan akrab TGH Zainul Majdi adalah pemimpin dicintai dan selalu didekat dengan rakyat. TGB pun dinilai sosok pemimpin sudah terbukti dan teruji dalam memimpin NTB. Dengan kepemimpinan TGB di NTB sudah banyak prestasi ditorehkan. Misalnya, pembangunan insfrasktruktur, pertumbuhan dan pengembangan pariwisata pesat, pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan berbagai keberhasilan pembangunan lainnya. ” Beliau (TGB, red) adalah sosok pemimpin muda sarat prestasi,” ujar Minggu kemarin (7/5).

Ia mengatakan, TGB salah satu kader terbaik dimiliki Partai Demokrat. Dengan kapasitas dan kapabilitas dimiliki tersebut TGB layak didorong dan dimunculkan dalam panggung politik nasional.

Baca Juga:  Nomor WhatsApp Salah Satu Penggagas KAMI Dihack Dan Dicloning Orang

” Beliau (TGB) layak diberikan kesempatan untuk itu (tingkat nasional),” imbuhnya.

Terkait kemungkinan dirinya berpasangan dengan TGB sebagai calon presidan dan calon wakil presiden di pilpres 2019, AHY enggan memberikan komentar. Menurutnya, pilpres relatif masih jauh. Dirinya pun enggan untuk berandai – andai. ” Masih jauhlah itu (pilpres),” ucapnya.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Roy Suryo mengatakan, Partai Demokrat tentu akan memberikan kesempatan dan peluang sama bagi kader – kader untuk didorong dan dimunculkan dalam pentas politik nasional. Asalkan, kader tersebut punya track record, kapabilitas, leadership dan kompotensi. TGH Zainul Majdi kader Partai Demokrat di daerah dinilai layak didorong dan dimunculkan ke tingkat nasional.

Baca Juga:  Janji JOKOWI Soal Gaji Perangkat Desa Setara PNS Batal

” Saya memastikan TGB memang layak untuk diorbitkan ditingkat nasional” pungkasnya.
sc: Dakwah Nusantara

Komentar