Jum. Sep 18th, 2020

PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Ingin tulisanmu dipublikasikan disini? kirim ke Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

SPACE IKLAN DISEWAKAN

info@lombokgroup.com

Cloud Hosting Indonesia

Banyaknya kecurangan dan kejanggalan dalam Pilpres 2019 ini membangkitkan semangat rakyat ikut aktif dalam mengontrol Pilpres kali ini.

Media Sosialpun rame dengan postingan-postingan proses pemungutan suara di TPS-TPS masing-masing netizen, mulai dari situasi atau suasana pencoblososan hingga penghitungan suara rame beredar video dan gambar yang diambil lansung netizen.

Dibeberapa media TV mengabarkan adanya ucapan selamat dari berbagai Dubes Negara-negara luar atas lancarnya pelaksaanaan Pemilu 2019 ini.

Berbeda dengan pendapat sebagian Rakyat indonesia yang lansung menjalankan proses pemilu ini, bahwa pemilu kali ini adalah yang terburuk sejak Demokrasi indonesia berjalan. tidak heran jika rakyat kini lebih aktif dalam mengawal dan mengontrol mulai dari proses pemungutan suara hingga penghitungan suara sampai ke situs resmi milik KPU.

Baca Juga:  Ilmuan Matematika Kelas Dunia Dari Indonesia "TERORIS MATEMATIKA"

Aktifnya rakyat dalam mengontrol Pemilu kali ini akibat ketidak puasan rakyat terhadap pelayanan para penyelenggara Negara.

Hasilnya rakyat banyak menemukan dugaan-dugaan pelangaran yang disengaja oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab mulai dari ditemukannya surat-surat suara yang sudah tercoblos hingga penggelembungan suara saat proses penghitungan.

Fahri hamzah dalam twitternya merespon postingan-postingan warga terkait dugaan pelanggara dalam pemilu kali ini

“Saya mohon kepada penyelenggara pemilu; @KPU_ID @bawaslu_RI dan @DKPP_RI khususnya jangan menganggap remeh kecurangan yang dilaporkan masyarakat melalui foto dan video. Semua harus ditanggapi serius meski tidak dilaporkan. Untuk kepentingan itu Sy akan coba bantu” tulisnya.

Baca Juga:  TGB Tak Mampu Menahan Air Mata Saat Mengunjungi Korban Bencana Gempa Di KLU

Hingga saat ini belum ada respon resmi dari pihak KPU terkait permasalahan-permasalah yang terjadi yang diduga merupakan pelanggaran dari proses pemilu 2019 ini.

Dari berbagai dugaan pelanggaran yang terjadi berikut salah satu video netizen yang beredar luas terkait kesalahan KPU dalam menginput data disitus miliknya, video ini masih perlu dibuktikan kebenarannya:

Komentar