Jum. Sep 18th, 2020

PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Ingin tulisanmu dipublikasikan disini? kirim ke Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

SPACE IKLAN DISEWAKAN

info@lombokgroup.com

Cloud Hosting Indonesia

Dahulu saat orang Eropa lulus dari sekolah atau universitas di Andalusia, mereka kembali ke negeri mereka masing-masing dengan Jubah Wisuda yg amat kental dengan budaya Arab ini.

Peradaban Islam di Andalusia saat itu adalah yg paling maju di seantero dunia. Banyak orang dari seluruh dunia datang untuk belajar berbagai macam ilmu.

Bahkan saat itu diceritakan bahwa orang non-Muslim yg datang merasa minder karena warga Muslim gemar berdiskusi pengetahuan.

Terutama teknologi Kedokteran amat maju di Andalusia. Karena ilmu kedokteran di negeri-negeri Eropa kala itu sangatlah primitif.

Baca Juga:  Qatar, Sebuah Kerajaan yang Menjadikan AL-Qur'an Sebagai Undang-Undang dan Hukum Negara

Orang-orang kafir Eropa kala itu masih mencampurkan ilmu perdukunan dengan ilmu perbintangan untuk menyembuhkan.

Para dokter Muslim merubahnya.

Prof. Jack Goody dalam bukunya “El Islam En Europa” mengatakan bahwa; “Pakaian Arab menjadi sebuah simbol validitas sains dan pengetahuan, bahkan hingga saat ini, terutama dalam acara ilmiah.”

Pernah berpikir mengapa para dokter dan ilmuwan bangga saat mengenakan Jas Lab? Dan tahukah kamu Siapa pendiri UNIVERSITAS tertua di dunia? Beliau adalah FATIMA AL-FIHRIYYA. Hingga saat ini universitas beliau masih aktif beroperasi di Maroko.

Baca Juga:  Ust. Felix Siauw Menanggapi Kebijakan Pembebasan Napi Ditengah Pandemi Covid-19 | Thread

Sedang Universitas pertama di dunia ada di Timbuktu, Afrika. Didirikan oleh peradaban Islam di Afrika.

Komentar