PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Kirim Informasi atau Video Penting sekitar kamu Melalui WhatsApp Kami +62819-0770-8118 atau Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

DITANGKAP! Ini Postingan Pelaku Penghina Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko

2 min read

Tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap seorang pria, MFB, yang diduga menghina Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, di akun Facebook-nya. Pihak KSP mengingatkan media sosial jangan menjadi sarana untuk mencaci maki.

“Kita sebagai warga negara, kita harus mematuhi hukum dan menghormati media sosial ini jangan jadikan sebagai tempat untuk mencaci maki, nggak boleh menghina. Media sosial ini harus dijadikan sebagai tempat pemahaman yang baik, edukasi yang baik, memberikan edukasi untuk lebih terarah dan mendapatkan nilai positif. Jangan sampai media sosial ini menjadi ruang caci maki, harus dieskpresikan untuk nilai positif,” kata Tenaga Ahli Utama KSP Ade Irfan Pulungan, Minggu (18/10/2020).

Baca Juga:  Ayahnya Ngotot Alfin Sakit Jiwa, Polisi Telusuri Izin Acara Syekh Ali Jaber

Ade mengatakan aturan memang harus ditegakkan jika ada seseorang yang melakukan tindak pidana. Menurut dia, aturan harus diterapkan secara objektif.

“Karena regulasi aturan yang mengatur seperti itu kan. Kita bukan bicara subjektivitas tapi objektivitas sebuah peraturan harus dilakukan kalau memenuhi unsur tindakan kriminal atau pidana, bukan persoalan dia pejabat negara atau siapa, nggak lah,” ujar Ade.

Sementara itu, Bareskrim Polri menangkap pemilik akun Facebook yang diduga menghina Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko itu diamankan di kawasan Jakarta Utara.

“Ada,” tutur Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo saat dikonfirmasi, Minggu (18/10).

Baca Juga:  Mengaku Utusan Mualaf Center Indonesia, Ali Mustafa Atau Martinus Kerap Menipu Ummat

“Pemilik akun Facebook Muhammad Basmi melakukan penghinaan terhadap Moeldoko dan Polisi,” ujar Dirtipidsiber Bareskrim Brigjen Slamet Uliandi, menambahkan.

Penangkapan berdasarkan LP/A/590/X/2020/BARESKRIM tanggal 17 Oktober 2020 dengan dugaan tindak pidana ujaran kebencian SARA. MFB dikenakan Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang ITE dan atau penghinaan Pasal 207 KUHP.

Pengunggah menuliskan kalimat diduga bernada ujaran kebencian terhadap Moeldoko di akun Facebook Muhammad Basmi dengan motif memiliki pemikiran ingin memperbaiki bangsa Indonesia dan menuangkan ide-ide pikirannya ke media sosial.

Diketahui, dalam unggahannya di Facebook MFB menyebut Moeldoko sebagai eks Jenderal yang bermental komprador. Atas dasar itu, Basmi dijerat dengan tindak pidana Ujaran kebencian (SARA) Pasal 28 ayat 2 UU ITE, dan atau penghinaan Pasal 207 KUHP.

Baca Juga:  Ini Hukuman bagi kamu yang "BERMAIN API" dengan Pasangan orang lain

Saat ini MFB sudah dibawa ke Dittipidsiber Bareskrim Polri. Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit HP, satu SIM card, dan satu akun Facebook Muhammad Basmi.