PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Kirim Informasi atau Video Penting sekitar kamu Melalui WhatsApp Kami +62819-0770-8118 atau Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

Pelajar SMK Di Bali Diamankan POLISI Gegara Bawa Poster Bertulis ” Awas Tukang Kawal Jogging”

2 min read

Seorang pelajar diamankan polisi saat hendak mengikuti demo tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja bersama gerakan #balitidakdiam di kawasan Universitas Udayana (Unud), Denpasar, Bali, pada Kamis (22/10).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelajar laki-laki tersebut diamankan karena diduga membawa poster dari kardus yang menyindir petugas kepolisian.

“Awas !!! Ada tukang kawal jogging” demikian isi poster yang dibawanya.

Kapolres Denpasar, Kombes Jansen Aviatus, membenarkan ada pelajar yang sempat diamankan saat hendak demo. Namun, Jansen enggan menyebut isi poster yang dibawa pelajar tersebut.

“Tadi ada salah satu siswa SMK di Bali kita amankan membawa poster. Kita tanya tak bisa menjawab alasan dan tujuan. (Isi poster) hal kurang pas dan tak ada kaitan aksi,” kata Jansen di lokasi demo.

Baca Juga:  Guru MTS Yang Menghina Seorang Dokter Dan HRS Itu Akhirnya Minta Maaf

Jansen menyebut pelajar tersebut telah dipulangkan ke rumahnya. Ia menuturkan, polisi bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Bali sepakat membina pelajar yang ikut demo tolak Omnibus Law

“Sebelumnya kita ada kesepakatan dengan Disdikopora terhadap siswa SMA dan SMP melakukan pembinaan. (Pelajar tersebut) sudah dipulangkan ke orang tua dan disdikpora sudah kita hubungi,” ucap Jansen.

Sementara itu, sejumlah polisi hingga pecalang (aparat keamanan desa adat) tampak menjaga ketat. Karo Ops Polda Bali, Kombes Pol Djoko Prihadi, mengatakan, seluruh personel siap siaga menjaga keamanan aksi.

Baca Juga:  Seorang Oknum Guru Di MTS: Bu Dokter Smalam Udah Nglonte ma Rijik Belom?

“Kita siaga semua se Bali,” kata dia.

Adapun mengenai isi poster yang dibawa pelajar tersebut belum diketahui maksudnya. Namun, dari keterangannya ia hanya dituliskan oleh kakaknya.

“Ini ditempel (dibuatkan) kakak saya. Saya mau unjuk rasa pak,” kata siswa tersebut kepada polisi di lokasi, saat dimintai keterangan.

Polisi kemudian memulangkan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) yang membawa poster bernada sindiran tersebut saat demonstrasi menolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja di depan Universitas Udayana, Bali, Kamis (22/10/2020).

“Sudah dipulangkan ke orangtua dan dinas (pendidikan) sudah kita hubungi. (Isi poster) hal kurang pas dan tak ada kaitan aksi,” kata Jansen saat ditemui di lokasi unjuk rasa.

Baca Juga:  Sungai Kedung Wuluh Jepara Mengeluarkan Gelembung Busa Raksasa

Sebelumnya, beberapa hari belakangan ini di Bali sempat viral sebuah video cucu konglomerat Kartini Muljadi, Richard Muljadi, dikawal 2 polisi saat jogging di Kota Denpasar.

Kedua polisi tersebut diberikan sanksi lisan dan permohonan maaf tidak akan mengulangi perbuatan yang sama. (*)