PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Kirim Informasi atau Video Penting sekitar kamu Melalui WhatsApp Kami +62819-0770-8118 atau Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

Tagar Jokowi Penjual Negara Jadi Topik Trending Twitter, Ada Apa?

2 min read

Hari ini, topik trending twitter indonesia salah satunya diramaikan oleh tagar jokowi penjual negara.

Dari beberapa cuitan netijen yang kami pantau, unggahan soal pembuatan nama jalan Presiden Joko Widodo di Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab ‘ditukar’ dengan 256 ribu Ha di Kaltim adalah salah satu yang paling banyak dibahas oleh netijen twitter.

Sebelumnya pernyataan tersebut merupakan salah satu narasi yang diunggah oleh Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Nasional Merah Johansyah.

“1 ruas jalan dikawasan bisnis utk plang nama Jokowi sementara 256 ribu ha atau empat kali luas Jakarta utk dinasti Uni Emirat Arab di Kaltim”, kata Merah, dikutip di akun Twitter pribadinya @Merah_Johasyah, Rabu (21/10/2020).

Baca Juga:  COVID-19, Pemprov DKI Bakal Beri Rp. 880.000 Perbulan Untuk PKL Dan Ojol

“Peragaan bisnis pasca omnibus Cilaka yg melindas buruh & lingkungan,” sambungnya sembari mengunggah tangkap layar Detik.com tentang dibalik nama jalan Jokowi di Emirat Arab dan Kompas.com tentang putra mahkota Abu Dhabi menjadi ketua dewan pengarah Ibu Kota Baru.


Merah juga menilai bahwa dalam Omnibus Law UU Cipta Kerja sebagai upaya menggadaikan sumber daya alam di Kaltim dengan dalih pemindahan Ibu Kota.

Sebelum itu juga, melalui instagram pribadinya Jokowi menceritakan namanya menjadi nama seruas jalan di Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab yang diresmikan oleh Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Chairman Abu Dhabi Executive Office.

Baca Juga:  Dirut TVRI Iman Brotoseno: Hari Kesaktian Pancasila Tak Relevan Lagi


Presiden Joko Widodo merasa tersanjung, namanya menjadi nama jalan Ia menganggap hal tersebut sebagai apresiasi kepada Bangsa Indonesia.


“Ini tentu bentuk penghargaan dan kehormatan. Bukan untuk saya pribadi semata-mata, tetapi untuk Indonesia. Sebuah gambaran betapa eratnya hubungan di antara dua negara yang kini bekerja sama dalam berbagai bidang,” lanjut Jokowi.


Menurut Jokowi, di balik penamaan jalan itu, tersimpan harapan hubungan kedua negara semakin kokoh, saling menguatkan, dan bermanfaat bagi rakyat Uni Emirat Arab dan Indonesia.