PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

7 ‘MUALLAF’ Paling Berpengaruh di Dunia, Dari Politisi Hingga Anggota ‘YAKUZA’

14 min read

Photo: Dok. Istimewa/Net

6. Yusuf Estes (Joseph Estes)

Photo: Joseph Estes/Net

Yusuf Estes adalah seorang mantan Pendeta Kristen Katholik yang sangat giat dalam menyebarkan agama Katholik. Yusuf Estes lahir pada 1 Januari 1944 dengan nama Joseph Estes dari dan di besarkan dalam lingkungan keluarga Katholik yang taat. Hal itu terlihat dari kontribusi keluarga Estes dalam membangun gereja-gereja dan sekolah-sekolah kristen di Texas.

Selain menjadi seorang pendeta, ia juga merupakan seorang musisi rohani yang giat memproduksi musik-musik rohani guna memberi keyakinan yang lebih mendalam bagi umat Katholik. Ia memiliki beberapa studio rekaman dan puluhan toko yang menjual peralatan musik. Jadi dapat di simpulkan Joseph Estes adalah seorang katholik yang taat dan kaya raya. 

Baca Juga:  Lebih Parah Dari Prancis, China Malah Tayangkan Gambar Nabi Muhammad S.A.W Di TV Nasional

Setelah mengalami rangkaian cerita yang cukup panjang, pada tahun 1991 secara resmi ia masuk Islam dan berganti nama menjadi Yusuf Estes. Selang beberapa menit, istrinya pun dengan hati yang ikhlas mengikuti jejak suaminya dan di ikuti dengan ayahnya, anak-anaknya dan beberapa keluarga terdekatnya. 

Ia menguasai bahasa Arab secara aktif, demikian juga ilmu Al-Quran selepas belajar di Mesir, Maroko dan Turki. Sejak 2006, Yusuf Estes secara regular tampil di PeaceTV, Huda TV, demikian pula IslamChannel yang bermarkas di Inggris. Ia juga muncul dalam serial televisi Islam untuk anak-anak bertajuk “Qasas Ul Anbiya” yang bercerita tentang kisah-kisah para Nabi. 

Baca Juga:  Catatan Harian Ust.Felix Siauw: Persatuan Sebab Iman|Yang Paling Ditakutkan Pembenci Islam

Yusuf terlibat aktif di berbagai aktifitas dakwah. Misalnya, ia menjadi imam tetap di markas militer AS di Texas, dai di penjara sejak tahun1994, dan pernah menjadi delegasi PBB untuk perdamaian dunia. Syekh Yusuf telah meng-Islam-kan banyak kalangan, dari birokrat, guru, hingga pelajar.