PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

7 ‘MUALLAF’ Paling Berpengaruh di Dunia, Dari Politisi Hingga Anggota ‘YAKUZA’

14 min read

Photo: Dok. Istimewa/Net

9. Daniel Streich

Photo: Daniel Streich/Net

Daniel Streich adalah salah seorang anggota partai rakyat Swiss atau SWF di Switzerland. Ia merupakan politikus terkenal karena sikapnya yang menentang keras pembangunan masjid-masjid di seluruh swiss.

Ia secara aktif menggalang sentimen anti-Muslim di seantero Swiss. Karena kampanyenya yang demikian kerasnya menentang Islam, ia menempati posisi rangking teratas di Swiss Army. 

Streich adalah orang penting di Partai Rakyat Swiss (SVP). Perannya sangat vital di partai itu, hingga keputusannya sangat menentukan terhadap kebijakan partai.

Gerakannya melawan pembangunan menara Mesjid adalah untuk mendapatkan perhatian publik dan menarik minat mereka. Ia bahkan sempat mengusulkan untuk menutup semua Mesjid di Swiss.

Baca Juga:  Kemenag Ingin Pakai Dana Waqaf Untuk Kesejahteraan Ummat Lintas Agama

Ia memenangkan slot military instructor di Militer Swiss karena popularitasnya. Ia juga berkomitmen untuk partainya, SVP, dan berdiri sebagai politisi lokal di komune Bulle. 

Daniel berusaha mengerti dan mempelajari Alqur’an dan ajaran-ajaran Islam secara komprehensif dengan tujuan untuk berargumen menentang, memfitnah dan menyerang Islam.

Namun kemudian ajaran Islam memberi pengaruh yang mendalam terhadap dirinya Akhirnya ia menerka ulang hubungannya dengan aktivitas partai politik dan kemudian ia memeluk Islam.

Streich mengumumkan ke-Islam-an dirinya secara terbuka di depan publik, dan untuk itu oleh aktivis SVO,–aktivis penentang Muslim–Streich dijuluki setan.  

Baca Juga:  KISAH SAYYIDINA UMAR BIN KHATTAB DITUSUK KETIKA SHOLAT SUBUH

Streich sekarang lebih memfokuskan perhatiannya untuk berpartisipasi dalam pembangunan Partai Demokratik Baru (new Conservative Democratic Party) di kanton Freiburg.

Berbeda dengan gerakan sebelumnya, Gerakan baru Freich (Freich’s new movement) lebih memfokuskan diri pada pembangunan toleransi, mempromosikan nilai-nilai perdamaian dan kerjasama dalam kehidupan, meskipun telah menjadi kenyataan bahwa pelarangan menara Mesjid telah memperoleh status hukum.

Ia yang sebelumnya telah menentang pembangunan menara Mesjid, kini malah berharap akan terwujudnya pembangunan Masjid kelima di Swiss, dan akan menjadi masjid paling indah di Eropa.