PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

[VIRAL] Calon Bupati Asal PDIP Ini Sebut ‘Kerudung Panjang Cuma Untuk Membohongi’

2 min read

Photo: Dok. Istimewa/Net

Sebuah video yang diucapkan Calon Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, menjadi viral di media sosial.

Video ini diambil saat Etik berkampanye di Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo pada Sabtu (28/11/2020) lalu.

“Ora usah kerudung dowo, kerudung dowo gur nggo ngapusi nggo opo, nggih (tidak perlu kerudung panjang, kerudung panjang cuma buat membohongi untuk apa, iya),” petikan ucapan Etik dalam video yang beredar

Ucapan Etik di video itu itu menuai protes dari sekelompok masyarakat di Sukoharjo.

Kelompok yang menyebut diri mereka Aliansi Anti Penistaan dan Diskriminasi (Aspirasi) Sukoharjo, menjadi pihak yang melakukan protes.

Menurut Jubir Aspirasi Shobarin Syakur, ucapan tersebut dianggap menistakan agama.

Meyikapi hal tersebut, Aspirasi Sukoharjo membuat deklarasi yang menuntut agar pihak berwajib mengusut kasus ini.

Baca Juga:  Kronologis Pendukung Partai PDI Bentrok Dengan Partai Perindo Di Kantor KPU, HT Dipaksa Keluar Mobil

Setelah membacakan tuntutan, Aspirasi Sukoharjo kemudian akan melakukan sejumlah langkah.

“Langkah konstitusional, kita akan lakukan gugatan. Dan langkah sosial kita akan buat aksi simpatik, karena kalau tidak kita kendalikan bisa liar masalah ini,” kata dia.

“Kalau perlu kita akan datangi juga yang bersangkutan,” imbuhnya.

Perwakilan Muslimah Peduli Umat Solo Raya, Dewi Purnamasari berharap, tidak apalagi pelecehan ayat Al Quran, baik dilakukan orang muslim maupun non muslim.

Dia meminta, Etik mau melakukan permintaan maaf terbuka.

“Saya minta beliau satu tobat nasuha, kedua meminta maaf kepada umat islam, dan ketiga proses hukum,” ucapnya.

Terpisah, Etik Suryani mengatakan pihaknya telah melakukan krarifikasi pada MUI Sukoharjo.

“Saya sudah klasifikasi ke MUI, nanti yang berwenang jawab beliau (Abdulah Faisol),” tandasnya.

Baca Juga:  Terungkap: Gara-gara Perintah Nobar G30/S-PKI Jend. Gatot Nurmantyo Dicopot Dari Panglima TNI

Ketua MUI Sukoharjo, Abdullah Faishol mengatakan, Etik Suryani sudah melakukan klarifikasi soal pernyataannya mengenai kerudung panjang dalam video yang beredar.

“Etik menyampaikan secara tulus dengan mengucap sumpah, tidak ada maksud untuk melecehkan syariat Islam. Tidak secara substantif melanggar,” kata Abdullah Faishol seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (2/12).

Ia menegaskan, apa yang disampaikan Etik Suryani tidak menista agama. Namun ia mempersilakan masyarakat bila hendak melaporkan hal tersebu secara hukum. Faishol juga berharap agar masyarakat tidak terprovokasi melakukan hal-hal buruk.

Sebagai informasi dikutip dari wikipedia.org, Politkus asal partai PDI Perjuangan Hj. Etik Suryani SE, MM (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 15 Maret 1963; umur 57 tahun) merupakan istri Bupati Kabupaten Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM yang mencalonkan diri sebagai calon bupati Sukoharjo dalam Pilkada 2020 bersama Agus Santosa.

Baca Juga:  Lagi! KPK OTT Wali Kota Cimahi Dari Partai PDIP

Sebelum menjalankan peran sebagai Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sukoharjo, Etik Suryani sempat berkiprah di bidang perbankan sampai menduduki posisi sebagai kepala cabang.

Selama memimpin TP PKK Kabupaten Sukoharjo, Etik Suryani menorehkan banyak prestasi dalam lomba-lomba di bidang PKK baik tingkat provinsi maupun nasional.

Prestasi yang cukup membanggakan antara lain Juara Pakarti Utama I Pemanfaatan Toga Tingkat Nasional diwakili Kelurahan Kenep serta Juara Pakarti Utama I Lomba Posyandu Tingkat Nasional diwakili Posyandu Mawar III Desa Puron.