PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

HRS Ditahan, Tagar #PUAS Masuk Trending Topic

2 min read

Photo: Capture/Twitter

Habib Rizieq Shihab resmi ditahan di Rutan Polda Metro Jaya setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka penghasutan. Habib Rizieq digiring ke Rutan Polda Metro Jaya dengan kondisi tangan diborgol.

Habib Rizieq dikawal keluar dari gedung Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya, Minggu (13/12/20). Tangan Habib Rizieq tampak terborgol dan mengenakan baju tahanan berwarna oranye.

Proses penahanan itu direspon netizen dengan berbagai tagar di media sosial salah satunya adalah tagar PUAS.

Dari pantauan, tagar tersebut merupakan topik yang paling banyak disampaikan kepada Presiden jokowi terkait penahan Habib Rizik yang dianggap telah melanggar protokol kesehatan saat acara maulidan dan pernikahan putrinya di Petamburan.

Baca Juga:  Letjen TNI (Purn) Sutiyoso Angkat Bicara Soal Tindakan PANGDAM

“Apakah anda udah Puas om @jokowi @mohmahfudmd?” tulis akun @RestyResseh.

Tak hanya itu, Don Adam dengan akun @DonAdam68 juga menulis kicauan yang sama, “Pak @Jokowi puas” tulisnya Minggu (13/12).

Kicauan itu kemudian diikuti netizen lain yang juga menulis pertanyaan yang sama hingga tagar PUAS itu masuk menjadi trending topik Indonesia.

Sebagai informasi, setelah menjalani pemeriksaan, Habieb Riziek dibawa menggunakan mobil tahanan menuju ke Rutan Narkoba Polda metro Jaya untuk dilakukan penahanan hingga 20 hari mendatang.

Kadiv Humas Polri Irjen pol Argo Yuwono menyebut, HRS ditahan dengan dua alasan.

Baca Juga:  Berikut Beberapa Pernyataan Gus Nur Yang Membuatnya Ditangkap POLISI

“Alasan penahanan ada dua yakni alasan objektif dan subjektif,” kata Argo dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Minggu (13/12/2020) dini hari.

Alasan objektif yakni karena HRS sebagai tersangka diancam dengan hukuman di atas 5 tahun penjara.

Sementara alasan subjektif agar HRS tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti, dan tidak mengulangi perbuatannya.

“Dan untuk memudahkan penyidikan,” sambung Argo.