PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

[VIRAL]Pembenci-FPI Ini Kesulitan Biaya Lahiran Isterinya 12 Jutaan, Malah Dibantu Netizen Pro-FPI

2 min read
Photo: Capture/@CahRevan/Twitter

LOMBOK GROUP NEWS | Warganet bernama Muh Umar Khasan dengan akun twitter @ChaRevan diduga sedang mengalami kesulitan untuk biaya lahiran isterinya yang mencapai hingga 12 Jutaan.

Dikutip dari sebuah utas yang dibuat di akun twitternya, Umar Khasan menulis, Semenjak pandemi covid-19 dan terkena PHK ia sudah tidak mampu lagi untuk membayar iuran bulanan BPJS miliknya.

Menurutnya, dengan kondisi saat ini jangankan untuk bayar tagihan 12 Juta, untuk sekedar makan sehari-hari saja ia cukup kesulitan.

“Istri melahirkan harus cesar. Biaya hingga 12juta. Saya peserta BPJS kelas 1. Semenjak corona tdk bs lagi membayar iuran bulanan krn kena PHK, untuk makan sehari2 aja susah”, Tulis Umar, Jum’at (01/01/21).

Baca Juga:  Soal Denda 30 Juta, Ini Kata Pihak BPJS Kesehatan

“Jika ingin BPJS aktif, saya hrus bayar Rp 6,2 jt dan denda 856rb. Total 7,1 juta harus saya bayarkan. Yang lebih gila lagi saat bayi saya lahir dan diikut sertakan BpJs maka dana yang saya harus bayarkan sebesar 6,3 juta. Dg alasan itu adalah iuran setahun ke depan” jelas Umar.

“Padahal dari pihak RS info cukup di bayarkan 150rb. Tapi dg alasan perubahan sistem maka saya hrus membayar total rincian BPjS sbb Aktifkan BPJS 6.210.000 Denda telat 856.000 Aktifkan BPjS bayi 6.350.000 Total Rp. 13,3 jutaan yg harus sya bayarkn.. BPJS GARONG..”Sambungnya.

Baca Juga:  Viral! Artis Terjerat Kasus Prostitusi Asyik Joget Bareng Di Tempat Berlogo Badan Intelijen Negara

“Sampai saat ini sudah seminggu lebih istri melahirkan dan saya masih punya HUTANG biaya perawatan istri cesar dan biaya perawatan bayi. Entah dg cara bagaimana sya bayar nya. Utk makan sehari2 saja susah. Krn saya hanya kurir online yg penghasilan sama kayaj OJOL” Tutup Umar dalam sebuah utas yang dibuat, Jum’at 1 Januari 2021.

Menanggapi itu, salah satu akun netizen yang diketahui pro Ormas Front Pembela Islam (FPI) Irvan Gani mencoba mengulurkan tangannya untuk memberikan bantuan kepada Umar meskipun diketahui Umar merupakan salah satu netizen yang menuduh keberadaan FPI sebagai perusuh dan pembuat gaduh.

Baca Juga:  Surat Edaran Kanwil BRI Yogyakarta VIRAL, Banker BRI Rame-rame Resign Karena RIBA

“Karena kemanusiaan saya bantu pribadi boleh?” ungkap Irvan Gani melalui akun pribadinya @ghanieierfan, Minggu (03/01).

Tawaran itupun disambut baik oleh Umar Hasan dan meminta melanjutkan pembicaraan melalui DM (Direct Message).

Sebagai informasi, Selain mendukung tagar NegaraDamaiTanpaFPI, Umar khasan juga diketahui salah satu netizen yang mendukung dan menaikkan tagar JNEKadrun.

Sementara Irvan Gani, diketahui merupakan salah satu pendukung FPI dan sosok pencetus ide penggalangan dana Rp. 1,7 Miliar untuk 6 laskar FPI korban penembakan KM50.

Baca Utas Lengkapnya Disini: