PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

Wartawan Kecewa Deklarasi PASUTRI Batal, Pegawai: Gak Ada Yang Booking Acara

2 min read
Photo: Capture/Deklarasi PASUTRI (NET)

LOMBOK GROUP NEWS | Sebelumnya beredar rencana deklarasi relawan Tri Rismaharini untuk maju jadi Gubernur DKI Jakarta. Deklarasi itu bertajuk Deklarasi Relawan PASUTRI For DKI Jakarta.

Agenda Deklarasi Relawan PASUTRI For DKI Jakarta sudah beredar di grup WhatsApp dan media sosial lainnya.

PASUTRI adalah kepanjangan Pasukan Tri Rismaharini. Agenda  deklarasi tersebut rencananya akan dilaksanakan Sabtu (9/1/2021) di Restoran Handayani, Matraman Jakarta sekitar pukul 14.00 WIB.

“Membangun Jakarta untuk Semua,” begitu tagline undangan deklarasi itu.

Menanggapi rencana Deklarasi tersebut, beberapa wartawan mendatangi Restoran Handayani guna untuk melakukan peliputan, namun sayang para awak media harus merasakan kekecewaan lantaran Deklarasi itu ternyata tidak terlaksana.

Baca Juga:  Surat Kerinduan Anak Negeri " Pengakuan Yang Tertunda"

Dari pantauan wartawan yang mendatangi lokasi rencana deklarasi,  restoran yang terletak di Jalan Matraman Raya itu terlihat sepi, Tak ada satu pun relawan Pasutri seperti yang dimaksud dalam undangan deklarasi. Padahal, panitia dalam undangan mengatakan deklarasi akan dilaksanakan serentak di enam wilayah Jakarta.

Salah seorang pegawai restoran saat ditanya prihal acara deklarasi, ia menyebut tidak mengetahui akan ada acara apa pun lantaran tidak ada penerimaan bookingan.

“Gak ada yang booking untuk acara apa pun. Belum ada pembayaran DP booking tempat,” ujar pegawai restoran seperti dikutip dari laman berita Tempo, Sabtu, 9 Januari 2021.

Baca Juga:  Perpu Corona Disahkan, Jokowi Salahgunakan Kekuasaan, Koalisi Masyarakat Siap Melawan

Selain itu, petugas parkir restoran juga mengatakan hal serupa. Ia mengatakan tak ada acara deklarasi di restoran itu. Namun, pada pukul 10.00 pagi ia mengatakan sempat ada polisi dan TNI yang datang ke restoran untuk menanyakan acara.

“Bilangnya mau ngamanin acara,” kata petugas parkir itu.

Sementara Ketua Pasutri Amin tidak membalas saat dihubungi media terkait deklarasi itu. Ia hanya sempat akan memberikan release tertulis soal deklarasi itu.

“Nanti releasenya saya kirimkan,” kata Amin.