PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

dr. Tifauzia: Biar Ditodong Pistol Saya tidak Mau Divaksin ‘SINOVAC’, Saya Mau Vaksin Merah Putih?

4 min read
Photo: dr. Tifauzia Tyassuma/Net (IST)

LOMBOK GROUP NEWS | Ahli epidemiologi dr. Tiafuzia Tyassuma dalam tulisannya yang beredar dengan tegas menolak proses vaksinasi dari pemerintah.

dr. Tifauzia menyebut bahwa dirinya sendiri tidak mengizinkan dilakukannya vaksinasi dengan Sinovac meski diancam dengan pistol sekali pun ia akan tetap menolak kecuali dengan vaksin Merah Putih buatan bangsa sendiri.

“Saya tidak mengizinkan siapapun juga, walau dengan todongan pistol sekalipun, walau dengan ancaman saya dipecat sekalipun,  walau dengan ancaman denda sekalipun, walau dengan ancaman pidana sekalipun, untuk menyuntikkan Vaksin Corona, selain Vaksin Merah Putih” demikian isi tulisan yang beredar.

Baca Juga:  Fakta DKI Lebih Maju Dari Pusat Dalam Penanganan COVID-19

Lebih lanjut dr Tifauzia menjelaskan, bahkan rela mati karena efek samping dari vaksin Merah Putih buatan Negara sendiri asal bukan Negara lain.

“Kalau seandainya saya mengalami efek samping ringan, sedang, atau berat, atau sampai mati sekalipun, saya lebih baik mengalaminya karena Vaksin Merah Putih, bukan karena Vaksin yang lain. Seandainya saya mati karena Vaksin Merah Putih, setidaknya kematian saya berjasa, untuk membuat Peneliti Vaksin Merah Putih, memperbaiki kualitas Vaksin tersebut,  agar tidak terjadi lagi pada diri orang lain” lanjutnya.

Isi Selengkapnya tulisan dr. Tifauzia simak di Halaman 2…..