PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

"Budayakan Lombok Membaca", Ingin tulisanmu dipublikasikan disini? kirim ke Email kami: info@lombokgroup.com || news.lombokgroup.com Member Of LOMBOK GROUP || www.lombokgroup.com

SPACE IKLAN DISEWAKAN

info@lombokgroup.com

Cloud Hosting Indonesia

Hashtag #2019GantiPresiden diburu, relawannya diusir, yang pakai bajunya dikasari dengan brutal dan beringas, alasannya demi melindungi NKRI dan Pancasila

HTI diberangus, PKS dimasalahkan, FPI dicari kesalahan, ulama yang mengingatkan ummat dikriminalisasi, alasannya sama, demi NKRI dan Pancasila

Kemarin ada himbauan “memilih berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah”, disalahkan, dianggap intoleran, tak beragam, anti-NKRI dan anti-Pancasila

Ada kajian “Berhukum pada syariat Allah, menurut Kitabullah dan Sunnah”, dituduh radikalis, benih teroris, ancaman terhadap NKRI dan Pancasila

Kesimpulan sementara, jadi NKRI dan Pancasila itu kalau kita memilih dan mendukung mereka, NKRI dan Pancasila itu kalau kita memuji dan memuja mereka

Toleran itu artinya tidak mengganggu kepentingan mereka, ramah itu bila diam dengan keburukan mereka, dan beragam itu artinya tidak boleh Islami

Lucunya, mereka bilang, “Kamu nggak perlu mengaku paling Islami, sok Islami, yang penting perbuatanmu itu Islami”, sekarang, mereka yang begitu

Indonesia sekarang hanya tinggal jargon. “NKRI harga mati, Pancasila harga mati”, tapi nilai-nilai sebagai orang Indonesia, nilai Pancasila itu, hampir mati

Iman dan takwa, tenggang rasa tepo seliro, bersatu teguh bercerai runtuh, musyawarah dan mufakat, kekeluargaan kegotongroyongan, kita merindukan semua ini

Ada alasan mengapa “Ketuhanan Yang Maha Esa” jadi sila pertama. Sebab jika beriman dan bertakwa saja tak beres, sulit naik kelas ke sila berikutnya

#Kitabullah #Sunnah #felixsiauw #radikalisromantis #yukngaji #conncreate #Pancasila #NKRI

Komentar