• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Gila… 6 Pasangan Suami Istri Ini Tukar Pasangan ML Demi Mendapatkan Sensasi Zeks



Foto: Pelaku tukar pasangan suami istri ditangkap Polisi (IST).

LOMBOK GROUP NEWS – Sebanyak 6 pelaku pesta zeks dengan cara tukar pasangan ML (making love) ditangkap polisi. Tiga pasangan suami istri tersebut rela tukar pasangan demi sensasi zeks.

Kasus tukar pasangan zeks ini dibongkar petugas Unit III Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim). Ketiga pasangan suami-istri (pasutri) ditangkap di sebuah hotel di Lawang, Malang.

“Mereka berkomunikasi lewat WhatsApp Group (WAG).” terang Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Yudhistira Midyahwan di Surabaya, Senin (16/4).

“Keenam orang yang diamankan adalah THD (53), RL (49), SS (47) WH (51), DS (29), dan AG (30). THD berperan sebagai admin. “Untuk admin kami tetapkan sebagai tersangka. Dia kami jerat pasal 296 KUHP,” tambah Yudhistira.

Baca Juga:  Emha Ainun Nadjib: Andai Saja Jogya Mau

THD membuat WAG dengan nama Sparkling. Anggota grup tersebut berjumlah 28 orang. Mereka berasal dari berbagai kota seperti Surabaya, Sidoarjo, Malang, Tuban, Jember dan Nganjuk.

Tak hanya memanfaatkan WhatsApp, THD juga memainkan Twitter. Twitter dipakai untuk bergerilya mencari member baru. Jika ada yang berminat, THD memasukkan nomor telepon calon member ke dalam WAG Sparkling.

Saat polisi datang menggrebek, ketiga pasutri dalam keadaan tanpa busana. Mereka tengah berhubungan badan dengan pasangan lain.

“Kami tidak menemukan adanya transaksi uang dalam komunitas ini. Mereka melakukan swinger (tukar pasangan) murni karena rasa suka sama suka,” ungkap polisi dengan dua melati di pundak tersebut.

Baca Juga:  Masih Ingat Petani Tuban Yang Jadi Miliader Itu? Begini Nasibnya Sekarang

Berdasar hasil penyidikan polisi, grup Sparkling sudah beroperasi sejak 2013. Selama kurun waktu lima tahun, jumlah membernya terus bertambah. Ada pula anggota yang memutuskan untuk keluar dari grup tersebut.

Saat ditanya wartawan, THD mengaku bahwa dirinya tidak melulu ikut acara. Terkadang istrinya menolak. “Selama ini memang saya komunikasi lewat WA. Tapi kalau ikut main baru tiga kali,” bebernya.(jev)
sumber : pojoksatu