• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Lombok Dihebohkan Pemakaman Mirip Korban COVID-19, Ini Penjelasan KOMANDAN GUGUS TUGAS NTB




Masyarakat lombok khususnya kota mataram dihebohkan dengan beredarnya video pemakaman seseorang layaknya korban COVID-19.

Peredaran video tersebut cukup masif dibeberapa group-group wa warga. belum ada info resmi dari pemerintah terkait video tersebut.

Namun dari selebaran tulisan yan tersebar di aplikasi whatsapp berikut release dari KOMANDAN GUGUS TUGAS Percepatan Penanganan Covid-19 Prov. NTB.

Release, 27 Maret 2020
Jam 19.22 Wita
Sesuai hasil laporan dari Gugus Tugas kota Mataram, disampaikan hal sbb ;

Hasil swab nya blom keluar, jadi kita belom tahu apakah ybs positif atau negatif.
Dilakukan penanganan sesuai standart lbh pada kewaspadaan utk melindungi masyarakat yg lbh banyak, ini penting dari pada kita berspekulasi bahwa yang bersangkutan negatif

Baca Juga:  Tembus Eropa: Ini Kisaran Harga Sepeda Motor Listrik Karya Anak Lombok-NTB

Tes swab merupakan tes yang dilakukan dengan pengambilan jaringan sel pada hidung atau tenggorokan. 
Dari hasil tes swab inilah keberadaan virus corona dalam tubuh dapat diketahui.
“Diagnosis corona didapat melalui swab atau sampel dahak yang dikirim ke laboratorium,” 

Almarhum adalah Pasien Status PDP diisolasi di RSUD Kota sore ini meninggal; hasil swab belum keluar, karena statusnya PDP maka SOP tetap kita jalankan utk pemakamannya.

Almarhum punya riwayat perjalanan baru balik dari Jakarta. Almarhum pada tanggal 10 – 16 Maret ada di Jakarta; dan datang ke RSUD Kota Mataram langsung dalam kondisi masih bisa jalan sendiri dengan keluhan seperti pasien Covid-19 pada umumnya; setelah 3 hari, Almarhum masuk RSUD tanggal 24 siang, Swab tanggal 26 dan meninggal tanggal 27 siang, dalam usia 55 tahun, alamat Jalan Gapuk dasan agung.

Baca Juga:  Gara-gara Hubungan Sesama Jenis, Pelaku Gorok Leher Korban

Pemerintah Provinsi NTB, melalui Gugus Tugas Provinsi menghimbau agar semua masyarakat tenang, dan percayakan kepada Tenaga medis, kalau hasil swab nya sdh keluar maka pasti akan dibuka secara luas kepada masyarakat. Saat ini yang paling penting adalah agar masyarakat memperhatikan himbauan yang sdh dikekuarkan pemerintah utk lebih banyak di rumah, jaga jarak dalam berhubunhan (physical distancing) dan tingkatkan pola hidup bersih. Masyarakat juga agar saling mengingatkan satu sama lain.

KOMANDAN GUGUS TUGAS Percepatan Penanganan Covied- 19 Prov. NTB

DR. IR. HJ. ROHMI DJALILAH, MPD
Wakil Gubernur NTB