• Lombok, Nusa Tenggara Barat
Mangkir Dari Panggilan Bareskrim, Tagar Abu Janda Pengecut Trending

Mangkir Dari Panggilan Bareskrim, Tagar Abu Janda Pengecut Trending

Permadi Arya alias Abu janda mungkin hanya garang di sosial media dengan segala narasi yang dinilai netizen sebagai upaya mengadu domba.

Namun, saat dilakukan pemanggilan oleh Bareskrim Polri atas kasus dugaan ujaran kebencian dan penistaan agama, Permadi atau yang dikenal dengan Abu Janda tak penuhi panggilan polisi.

Terkait dengan panggilan tersebut Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan informasi dari Siber Abu janda alias Permadi Arya belum datang memenuhi panggilan.

“Belum datang ke Bareskrim, info dari siber belum datang,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Sabtu (30/5).

Baca Juga:  Susi Pudjiastuti Angkat Bicara Soal Abu Janda Yang Selalu Bikin Gaduh

Sebagaimana diatur dalam pasa 112 KUHP, jika pemanggilan pertama seseorang tak memenuhi panggilan alias mangkir, maka dalam jangka waktu seminggu kemudian polisi melayangkan surat panggilan kedua.

Apabila tanpa alasan yang patut dan wajar, untuk memenuhi panggilan kedua, maka penyidik dapat menerbitkan Surat Perintah Membawa atau jemput paksa bagi pihak yang dipanggil tersebut.

Baca Juga: Dilaporkan Desember 2019 Atas Ujaran Kebencian, Kasus Abu Janda Mulai Dislidiki Bareskrim


Dalam pasal 1 butir 2 KUH Pidana, pemanggilan merupakan salah satu upaya paksa dalam fase penyidikan selain penangkapan, penahanan, penggeledahan, tujuan dari pemanggilan adalah sebagai salah satu upaya mencari bukti-bukti untuk membuat terang suatu tindak pidana.

Baca Juga:  Akun Twitter Ketua DPP KNPI Pelapor Kasus Abu Janda Di-hack Orang Profesional

Sebelumnya, Polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap Permadi Arya alias Abu Janda terkait laporan ujaran kebencian. Abu Janda akan diperiksa sebagai saksi hari ini.

“Permadi Arya alias Abu Janda akan memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk memberikan keterangan sebagai saksi terkait kasus ujaran kebencian di media sosial,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan saat jumpa pers virtual, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (29/5).

Pemanggilan itu terkait laporan Ikatan Advokat Muslim Indonesia (Ikami) ke Bareskrim Polri pada Desember 2019.

Abu Janda dituduh melontarkan ujaran kebencian di media sosial dengan mengaitkan Islam dengan terorisme. Ikami menilai bahwa Abu Janda kerap berulah melakukan ujaran kebencian terhadap agama Islam, namun tak kunjung mendapat hukuman di negara hukum Indonesia.

Baca Juga:  BKN NU: Cukup Sudah Abu Janda! Kami akan Melawanmu dengan Cara Kami

Hingga berita ini dipublikasikan, dari pantauan kami topik trending di Indonesia menunjukkan tagar #AbuJandaPengecut memuncaki posisi tertinggi kedua sebagai pembahasan warganet twitter dengan jumlah 10 ribuan kali tweet dibawah tagar #RakyatDukungNewPresident sebagai posisi trending nomor 1 dengan 10,5ribu kali tweet.