• Lombok, Nusa Tenggara Barat

[VIDEO] Gus Baha: Indonesia Tidak Mulai Dari SOKARNO, Indonesia Bukan Milik PDIP Dan Soekarnoisme Saja


[VIDEO] Gus Baha: Indonesia Tidak Mulai Dari SOKARNO, Indonesia Bukan Milik PDIP Dan Soekarnoisme Saja

Mataram – Pengagum Bung Karno biasa disebut Soekarnois. Sementara Soekarnoisme adalah ajaran atau ideologi yang diperas dari pemikiran Soekarno. Soekarnoisme lazim pula disebut Marhaenisme. Sayang, baik Soekarno, Soekarnois, juga Soekarnoisme tak lagi hidup di bangsa ini. Tak satu pun dari ketiganya masih ada dan menjadi warisan buat bangsa.

Marhaenisme adalah ideologi yang menentang penindasan manusia atas manusia dan bangsa atas bangsa. Ideologi ini dikembangkan oleh Presiden pertama Negara Republik Indonesia, Ir. Soekarno, dari pemikiran Marxisme yang diterapkan sesuai natur dan kultur Indonesia. Soekarno mencetuskan Marhaenisme yakni untuk mengangkat harkat hidup Massa Marhaen (terminologi lain dari rakyat Indonesia), yang memiliki alat produksi namun (masih) tertindas. Meski demikian, pengertian Marhaen juga ditujukan kepada seluruh golongan rakyat kecil yang dimaksud ialah petani dan buruh (proletar) yang hidupnya selalu dalam cengkeraman orang-orang kaya dan penguasa/Borjuis/Kapitalis

Baca Juga:  Buntut Soal Pancasila Di SUMBAR: Hari ini PPMM Laporkan Puan Ke Mabes Polri

Terkait dengan Soekarnoisme yang berlebih-lebihan bahkan hingga mendewa-dewakan soekarno seakan-akan Indonesia itu dimulai dari Bung Karno, Gus Baha angkat bicara dalam sebuah ceramah yang beredar di medsos.

Menurutnya orang yang pro-Megawati itu mendewa-dewakan Soekarno, seakan-akan Indonesia itu dimulai dari Bung Karno sampai-sampai harus ada Faham Soekarnoisme.

“Faham Soekarnoisme itu Bahwa Indonesia itu seakan-akan dimulai dari Soekarno” Ungkapnya .
Lebih lanjut Gus Baha menjelaskan “Memang deklator Kemerdekaan Indonesia itu Soekarno tapi Ummat Islam atau Partai-partai Islam itu tidak kecil hati. Karena embrio yang bernama Indonesia itu dari Partai-partai Islam” Pungkasnya.

Baca Juga:  PKS Usul Bentuk Pansus Kerusuhan 22 Mei, PDIP dan Golkar Menolak

Menurut Gus baha, Tahun 1908 sebelum ada Partai Nasionalis, yang berani melawan Kolonialisme Belanda adalah Partai-partai Islam. Sehingga kebangkitan Indonesia itu dimulai dari tahun 1908.

Karena saat itu yang pertama mencetus ide melawan Belanda adalah Kyai-kiyai Islam yaitu saat itu bikin Serikat Dagang Islam lalu jadi Sarikat Islam, lalu jadi Partai-partai Islam dimulai dari Angkatan Haji Oemar Said Tjokroaminoto yang disingkat HOS Tjokroaminoto.

“Jadi ndak bisa Indonesia itu meninggalkan Islam” Ungkap Beliau.

Berikut video lengkap ceramah Gus Baha Terkait pernyataan beliau diatas:

Baca Juga:  Anggota DPRD dari PDIP Ketahuan Selingkuhi Istri Keponakan, Isi Chatnya Menjijikkan