• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Sinopsis Light Novel “My Sister Can’t Be Caliphate” Karya Hasan Ko Nakata



Foto: Penulis Novel My Sister Can't Be Caliphate, Hasan Ko Nata (Istimewa)

LOMBOK GROUP, NEWS – My Sister Can’t be Caliphate bercerita tentang Aisa Tenma yang maju dalam pencalonan ketua OSIS Sekolah Kimifu Gakuin.

Kimifu Gakuin Adalah Sekolah asrama dengan sistem kasta yang ketat dengan memisahkan kelas para siswa tergantung perlakuan mereka di Sekolah.

Ada kelas Platinum sebagai kasta tertinggi, kelas emas, kelas perak, hingga kelas perunggu yang paling rendah. Aisa Tenma sendiri adalah siswi dari kelas platinum yang mencalonkan diri sebagai ketu OSIS adalah kandidat terkuat untuk menang. dikarenakan Asia Tenma pada saat pencalonan memiliki kinerja yang bagus dan track record yang memuaskan.

Baca Juga:  Viral Video Pemuka Agama Ajak Umat Hindu Bantai Muslim

Setelah terpilih menjadi ketua OSIS, Aisa Tenma lansung mendeklarasikan diri bukan sebagai ketua OSIS melainkan sebagai Khalifah. Selain itu Aisa juga mengatakan dirinya sebagai Khalifah adalah agen Allah dan penerus dari Nabi Allah di Muka Bumi.

Taruha Tenma, sang kakak dari Aisa Tenma yang berada di kelas perunggu berfikir bahwa saudari perempuannya tidak bisa menjadi Khalifah dikarenakan berdasarkan pengetahuannya posisi Khalifah hanya bisa diduduki kaum Laki-laki.

Dalam cerita novel tersebut, Taruha Tenma pun mencoba membujuk Aisa agar menarik diri dari pelantikannya sebagai seorang Khalifah.

Baca Juga:  [THREAD] Ngapain Jauh-jauh Bela Palestina? di Indonesia Juga Banyak yang Harus Dibantu

PENULIS LIGHT NOVEL ” My Sister Can’t be Caliphate”

Light Novel My Sister Can’t Be Caliphate ditulis Seorang Ulama Terkemuka di Jepang bernama Hasan Ko Nakata. ia adlah mantan Profesor di Universitas Doshisa dan lululasn studi Islam dari Universitas Tokyo serta studi Doktoral Filsafat di Universitas Kairo. Hasan Ko Nata adalah Sarjana Hukum Islam Yang telah mempublikasikan banyak buku tentang Ajaran Islam.

Light Novel yang viral karena tema yang dibawanya adlah karya perdana Nakata dalam Industri Light Novel jepang. Bahkan Hiromi Shimada seorang cendekiawan Agam di Jepang mengutip tulisan Hasan Ko Nakata tentang karya “My Sister Can’t Be Caliphate” sebagai contoh kegiatan kontras Nakata sebagai peneliti Islam paling terkemuka.

Baca Juga:  Catatan Harian Ust. Felix Siauw | Merindukan Nilai Bukan Jargon

Karya Nakata tersebut juga dianggap salah satu karya yang belum pernah ada sebelumnya dalam industri light novel yang ada di Jepang oleh KAIYOU NET karena membawa unsur ajaran Islam.

Sedang untuk penangung jawab ilustrasi dari light novel ini adalah Ichi Tsuno.

Selain versi bahasa jepang Novel ini juga direncanakan akan segera terbit versi Bahasa Indonesia Turki dan Arab.

Dikutip dari: nawalakarsa.id