• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Pemimpin Bertanggung Jawab: Anies Kunjungi POLDA Metro Jaya Bahas Siswa Yang Ditangkap Saat Demo




Kehadiran Gubernur DKI Anies Baswedan ke Markas Polda Metro jaya disambut lansung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana.

Selain Anies Baswedan, ada pula Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang ikut datang.

Ketiganya akan menggelar pertemuan dengan kepala sekolah se-Jabotabek untuk membahas persoalan para pelajar yang sempat ditangkap saat demo menolak UU Cipta Kerja beberapa waktu lalu.

“Hari ini ada pengarahan kepala sekolah yang kemarin muridnya diamankan pada saat demo. Serta dalam rangka menyikapi perkembangan situasi keamanan, ketertiban masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Senin (26/10)

Baca Juga:  Surat Seorang Bapak Untuk Spermarket Dan Minimarket Ini Viral Dimedia Sosial

Sebelumnya, diketahui Ribuan orang sempat diamankan Polda Metro Jaya terkait aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja yang sempat diwarnai kericuhan pada Kamis (8/10) dan Selasa (13/10). Dari ribuan orang tersebut, 80 persen di antaranya pelajar. (*)

Meski ikut-ikutan berdemo, tidak ada satupun dari mereka mengerti konteks dari penolakan tersebut.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2020).

“Jadi hampir semua kejadian sore sampai malam itu adalah anak-anak yang bukan orang yang demo. Ditanya masalah UU Cipta Kerja pun tidak satu pun mereka yang mengerti,” ucap Yusri.

Baca Juga:  Ditemukan Gantung Diri di Rumahnya, Pemuda Asal Gelanggang Kecamatan Sakra Lombok Timur Ini Tinggalkan Surat

Kata dia, ribuan pelajar yang ditangkap hanya memiliki tujuan untuk ikut melakukan kerusuhan.

Mereka sengaja berbaur sesaat sebelum demo rampung. Setelah itu, mereka sengaja memanfaatkan situasi untuk memulai bentrok dengan aparat kepolisian.

Hal ini didapat berdasarkan hasil pengakuan para pelajar yang diinterogasi.

“Yang ada datang mau demo, mau ikut rusuh. Saya diajak teman. Itu semua pengakuan,” tuturnya.