2020 Anies Bawa DKI Keluar Dari 10 Kota Termacet Dunia, Atau Turun ke Posisi 31

| Photo: Capture/TomTom Traffic Index (tomtom.com) |
LOMBOK GROUP NEWS | Jakarta berada di peringkat 31 kota termacet di dunia pada 2020 berdasarkan hasil survei lembaga pemantau kemacetan lalu lintas dari Inggris, TomTom Traffic Index.
Pantauan dari situs web tomtom.com pada Sabtu, 16 january 2020, TomTom Traffic Index menempatkan Jakarta di peringkat 31 dari 416 kota di 57 negara dengan tingkat kemacetan 36 persen pada 2020 atau turun sekitar 17 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 53 persen.
Hasil survei TomTom mencatat, kemacetan terparah di Jakarta pada 2020 terjadi pada februari 2020, dengan kemacetan rata-rata tertinggi 61 persen.
Sementara lalu lintas terlengang terjadi pada April 2020, dengan tingkat kemacetan rata-rata 11 persen.
Sebelumnya, pada tahun 2019, posisi Jakarta sebagai kota termacet dunia berada di peringkat 10 dengan tingkat kemacetan 53 persen, sedangkan pada tahun 2018 jakarta berada di peringkat 7 dengan tingkat kemacetan yang sama 53 persen.
Sementara posisi pertama sebagai kota termacet dunia 2020, ditempati kota Moscow dengan tingkat kemacetan 54 persen disusul Mumbai 53 persen, Bogota 53 persen dengan penurunan 15 persen, selanjutnya di posisi empat kota Manila dengan tingkat kemacetan 53 persen turun 15 persen dari tahun sebelumnya.
Berikut 10 kota termacet dunia 2020:
- Moscow, tingkat kemacetan 54 persen
- Mumbai, 53 persen
- Bogota, 53 persen
- Manila, 53 persen
- Istambul, 51 persen
- Bengaluru, 51 persen
- Kyiv, 51 persen
- New Delhi, 47 persen
- Novosibirsk, 45 persen
- Bangkok, 44 persen