• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Farid Gaban: Harusnya Negara Dituntut Karena Gagal Melindungi Warganya Dari ‘TEROR’


Farid Gaban: Harusnya Negara Dituntut Karena Gagal Melindungi Warganya Dari ‘TEROR’

LOMBOK GROUP NEWS | Aksi peledakan bom bunuh diri baru-baru ini kembali terjadi di depan Gereja Katedral Makssar, Ahad (29/3) pagi.

Jurnalis senior, Farid Gaban angkat bicara terkait aksi teror yang terus melanda Negara Kesatuan Republik Indonesia. menurutnya, selain berdampak pada ketakutan umat untuk beribadah namun aksi teror tersebut juga dapat menimbulkan kemarahan antar umat.

“Dampak teror gereja itu sangat nyata, orang katolik takut ke gereja, kuatir dibunuh orang islam, umat Muslim marah karena dicurigai” ungkapnya seperti dikutip dari unggahan di akun facebook miliknya.

Baca Juga:  Keracunan, 35 Warga Muntah-muntah Setelah Makan Nasi Boks Kader PSI

Lebih lanjut, pria yang pernah dilaporkan ke Polisi lantaran kritiknya terhadap Menteri Koperasi Dan UKM itu juga mengungkapkan, aksi-aksi teror yang terjadi sejak bom natal tahun 2000 silam menimbulkan rasa saling benci dan curiga antar umat beragama di Indonesia terus menguat.

“Curiga dan saling benci antara umat islam dengan penganut agama lain menguat, dan terus-menerus berlansung sejak bom natal tahun 2000 (lebih dua puluh tahun yang lalu” jelasnya.

Farid selanjutnya mengingatkan kepada warga antar umat beragama untuk berhenti saling curiga dan saling benci, melainkan mencoba untuk saling memahami posisi masing-masing sebagai warga negara yang berhak atas perlindungan dari segala aksi teror yang terjadi secara berulang.

Baca Juga:  Ustadz Abu Bakar Ba'asyir Sakit, Izin Berobat Tak diTanggapi

“Antar penganut agama bertengkar dan saling curiga, lupa posisinya sebagai sesama warga negara yang semestinya menuntut negara karena gagal melindungi warganya dari teror berulang-kali” tutupnya.