HRS: Walau Kalian Tembak Kepala Saya, Saya Tidak Mau Sidang Online

LOMBOK GROUP NEWS | Beredar kabar situasi BARESKRIM Ketika Habieb Riziek Shihab (HRS) didampingi Pengacara Aziz dan Ali walk out dari ruang sidang Online perdana, Selasa (16/3) kemarin.
Dari pantauan, salah satu akun twitter @IB_FPI mengunggah sebuah gambar yang berisikan tulisan terkait Habieb Riziek yang dihalangi oleh Penyidik MABES POLRI saat hendak meninggalkan ruang sidang online. Dalam tulisan tersebut disebutkan, HRS sempat memarahi penyidik hingga suara HRS menggelegar satu gedung.
HRS meminta kepada Penyidik agar tidak ikut campur dalam urusannya sebagai terdakwa “Anda jangan ikut campur, ini hak saya sebagai terdakwa, ini bukan urusan POLISI, minggir saya mau kembali ke sel.” ungkapnya seperti dikutip dari foto unggahan akun twitter @IB_FPI, Senin (16/3).
Namun, Tidak lama setelah HRS kembali ke selnya, Empat Jaksa menyusul dan mendatangi ke selnya, Menurut isi tulisan yang beredar empat Jaksa tersebut hendak memaksa HRS agar kembali ikut Sidang Online,.
Disaksikan POLISI dan para tahanan HRS menyatakan dengan keras dan suara lantang, “Walau kalian tembak kepala saya, saya tidak mau Sidang Online” tegasnya.
Lebih lanjut HRS menyampaikan sikapnya dengan tegas agar dirinya tidak lagi dijemput untuk melakukan sidang online.
“Mulai saat ini jangan jemput saya, kecuali sidang offline yang hadirkan saya di ruang sidang, Jika Hakim tetap ngotot sidang online, maka silahkan sidang dengan Jaksa saja, saya tinggal tunggu vonisnya, mau hukum seumur hidup atau hukum mati sekalipun” tutupnya.
Mantan Ketua Umum DPP FPI, Ust. Ahmad Sobri Lubis dan Habieb Hanif kemudian mendampingi HRS kembali memasuki selnya, semua tahanan dikabarkan menyambutnya dengan nasyid gembira.
Namun hingga berita ini diterbitkan, tim masih menunggu konfirmasi dari pihak pengacara Habieb Rizieq, Aziz Yanuar terkait isi tulisan tersebut.