• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Kenapa Ambulance Kosong Kerap Beriringan Masuk Kampung Bunyikan Sirene?


Kenapa Ambulance Kosong Kerap Beriringan Masuk Kampung Bunyikan Sirene?

LOMBOK GROUP NEWS | Sebagai tukang sopir dadakan merangkap kuli angkut peti merangkap tukang panggul jenazah, izinkan saya sedikit menjelaskan kepada para Netizen bardiman tentang apa yang selama ini dituduhkan kepada ambulance. Ini bukan pembelaan diri, wong ambulance memang tidak bersalah…Yang salah adalah mereka yang menyalahgunakan ambulance.

1. Ambulance Kosong Masuk Kampung, Nyalakan Sirene.

Saat ini cara kami melayani orang yang sakit / menjemput jenazah di rumah adalah via wag dan HT. Ketika info mengudara, misal : ” mohon bantuan kepada relawan terdekat, di daerah Baciro RT XX RW XX, belakang hotel xxx masuk ke timur, an. Bp Tukiman. positif Covid, mengalami pemburukan nafas. Tolong dibawa ke RSUD untuk ditangani.”

Lalu ada satu tim yang meluncur kesana. Kami enggak paham daerah, kami hanya tau ancer-ancer.

Baca Juga:  Mayoritas Negara Pengguna Vaksin Asal China Alami Lonjakan Kasus

Perlu anda ketahui pula bahwa sopir ambulance yang bertugas saat ini BUKAN sopir ambulance asli. Mereka adalah relawan yang aslinya mungkin Dosen, karyawan, ustadz, mas mas satgas, dsb. Nah saat kami menjemput pasien yang kritis, ya harus cepat.

Maka saat kami masuk gang, ya kami nyalakan sirene supaya keluarga atau tetangga si sakit mendengar ambulance sudah datang dan mengarahkan kru kami ke rumah ybs. Itu sangat menghemat waktu dan mungkin sangat berarti bagi beliau yang bertarung nyawa dengan Covid.

Jadi ambulance kosong itu sedang MENCARI seseorang yang hendak diselamatkan nyawanya”

2. Kenapa Mobil Ambulance Harus Dua Buah dan Beriringan, itu kan Menakutkan?

Ambulance saat era Covid ini memang sering dua beriringan. Kenapa?

Baca Juga:  8 Jam Berlalu, Anies Belum Terlihat Keluar Dari Ruang Pemeriksaan POLISI

Ketika ada panggilan untuk menyucikan / memandikan jenazah Covid di rumah warga, kami membawa tiga tim. Tim satu adalah tim pemulasaraan jenazah, yang mengkafani dan membersihkan jenazah. Tim kedua adalah tim pemakaman. Satu lagi tim dekontaminasi lingkungan yang bertugas menyemprotkan bahan sterilisasi di sekitar rumah dan di pemakaman.

Ketika jenazah sudah masuk peti dan siap dimakamkan, hanya seorang driver ambulance dan si jenazah saja yang boleh ada di ambulance, Kru lain tidak boleh masuk. Maka dia harus sempit-sempitan di dalam ambulance kedua.

Jadi dua ambulance itu BUKAN gagah gagahan, tapi memang kebutuhan”.

3. Kenapa Bunyi Ambulance itu Nyebelin?

Sebenarnya, sebenarnya ya. Suara sirine ambulance itu ada 4 atau 5 jenis. Suara seruling yang yang mirip sirine pintu perlintasan kereta api, itu untuk jenazah. Suara sirine raung untuk pasien darurat, dan dua suara lain yang berfungsi membuka jalan.

Baca Juga:  Undang Artis Ini Adalah Cara Jokowi Selamatkan Bangsa Dari Pandemi

Mengapa suara ambulance itu ga enak didengar? Sebab kalau suaranya lagu dangdutan, atau joget koplo, saya khawatir nanti ambulance dicegat warga untuk jogetan bersama.

Kalau ada ambulance mencurigakan, dihentikan saja dan ditanya tujuannya kemana, cari siapa biar semua jelas. Siapa tau bawa batu atau parang dan kelewang. Kalau terindikasi kriminal, laporkan ke Polsek atau babinsa.

Demikian sedikit penjelasan kami
TTD
Supir ambulance

Foto: Twitter @CristantoDN
https://twitter.com/CristantoDN/status/1416558362779537412