Merasa Difitnah, Ferdinand Ancam Lapor Balik ke Bareskrim

LOMBOK GROUP NEWS – Sebelumnya, Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama melaporkan kicauan akun twitter milik pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean ke Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (5/1).
Haris melaporkan mantan kader partai Demokrat itu atas cuitanan ‘Allahmu lemah, Allahku luar biasa’. Merasa difitnah, Ferdinand pun mengancam balik dan bakal melaporkan Haris kembali ke polisi.
“Sebagai warga negara yang baik, saya akan mengikuti dengan baik proses hukum laporan yang dilakukan. Dan saya juga akan melawan dengan melaporkan balik pelapor karena telah memfitnah saya dan menyeret-nyeret saya kepada sebuah situasi yang tidak saya lakukan..!!,” kata Ferdinand melalui akun Twitter, @FerdinandHaean3 di Jakarta, Rabu.
Menanggapi ancaman itu, Haris pun tidak gentar. Dia mengingatkan Ferdinand agar tidak merasa sombong lantaran memiliki bekingan di lingkaran kekuasaan, sehingga sulit untuk tersentuh hukum.
“Silakan kau @FerdinandHaean3 laporkan saya dan DPP KNPI. Kau pikir saya takut? Sudah salah saja kau masih mengancam orang. Sadar kau @FerdinandHaean3, jangan menjadi jemawa karena ada beking. Ingat nama saya Haris Pertama, demi menjaga keutuhan NKRI maka nyawa saya pertaruhkan,” kata Haris lewat akun Twitter, @knpiharis di Jakarta, Kamis (6/1).
Haris pun menjelaskan, KNPI berkewajiban untuk menjaga harmoni dalam perbedaan berdasarkan spirit Bhinneka Tunggal Ika. Karena itu, laporan ke Bareskrim Polri tidak semata bertujuan memenjarakan Ferdinand, melainkan untuk mengawal persatuan NKRI. Haris pun mendorong aparat untuk bertindak tegas dan cepat menciduk Ferdinand.
“Tujuan pelaporan ini bukan hanya untuk memenjarakan orang, siapa pun dia. Tetapi ingin agar aparat hukum bertindak cepat dan adil terhadap siapa pun yang melakukan hal-hal yang berpotensi merusak persatuan nasional dan menimbulkan keonaran yang berbau SARA. Tangkap Ferdinand,” kata Haris.
Sebelumnya, Ferdinand membuat status kontroversial yang membuatnya digeruduk warganet. Status yang sudah dihapus tersebut dibuat pada Selasa, 4 Januari 2022 pukul 10.54 WIB. “Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, Dialah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” ujar Ferdinand.