• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Masjid Bersejarah Ini Dihancurkan PM India Narendra Modi Untuk Bangun Kuil Hindu




Mataram – Masjid Babur adalah sebuah masjid yang didirikan oleh Kaisar Mughal pertama India, Babur, di Ayodhya pada tahun 1527.

Sebelum tahun 1940-an, masjid ini dinamakan Masjid-i Janmasthan (bahasa Urdu: مسجدِ جنمستھان, Hindi: मस्जिद ए जन्मस्थान, artinya: “masjid tempat kelahiran”). Masjid ini berdiri di Bukit Ramkot (disebut juga Janmasthan (“tempat kelahiran”)).

Masjid Babri diruntuhkan oleh sekitar 150.000 orang dari kaum nasionalis Hindu pada tanggal 6 Desember 1992, dalam sebuah peristiwa yang sebelumnya sudah direncanakan, walaupun sebelumnya Mahkamah Agung India sudah melarang perusakan masjid itu. Lebih dari 2.000 orang tewas dalam kerusuhan berikutnya di banyak kota besar di India, termasuk Mumbai dan Delhi.

Kaum nasionalis Hindu meyakini bahwa panglima perang Babur, Mir Baki telah menghancurkan sebuah kuil Hindu yang sebelumnya berdiri di situs masjid, yang mereka percayai kuil tersebut dibangun untuk memperingati hari kelahiran Rama, inkarnasi dari Wisnu dan juga penguasa Ayodhya (lihat Ram Janmabhoomi). Menariknya masjid ini berbagi tembok dengan kuil rama.

Baca Juga:  BREAKING NEWS: Mabes Polri Tahan Ferdinand Hutahaean Malam Ini

Masjid Babri adalah salah satu masjid terbesar di Uttar Pradesh, sebuah negara bagian India yang memiliki populasi Muslim 31 juta orang.

Walau ada beberapa masjid yang lebih tua di kota Ayodhya, sebuah daerah dengan populasi warga Muslim yang signifikan, termasuk Masjid Hazrat Bal yang didirikan oleh raja-raja Shariqi, Masjid Babri dianggap yang terbesar dikarenakan tempat berdirinya yang disengketakan.

Baru-baru ini Perdana Menteri India Narendra Modi memenuhi janji kampanyenya kepada pendukung nasionalis hidupnya dengan untuk membangun kuil Hindu yang megah di lokasi Masjid Babri yang bersejarah. Pada Rabu (5/8), Modi meletakkan batu pertama pembangunan kuil hindu itu yang juga bertepatan dengan peringatan satu tahun pencabutan hak-hak khusus di Kashmir yang merupakan negara berpenduduk mayoritas Muslim.
Bersamaan dengan para pendeta melantunkan mantra, Modi duduk bersila dikelilingi karangan bunga dan berdoa di atas batu-batu fondasi kuil baru. Batu-batu itu memiliki ukiran tulisan Jai Shri Ram untuk dewa Ram.

Baca Juga:  Banyak Statement Kontroversial, Ini Sekelumit Fakta Tentang 'SAS' | Oleh: Hisyam Mahrus Ali

“Seluruh India sangat emosional. Penantian selama berabad-abad akhirnya berakhir hari ini,” kata Modi dalam kesempatan itu seperti dilansir NPR, Kamis (6/8).

Sekitar 30 tahun lalu, ekstremis Hindu bersenjata beliung merobohkan masjid Babri yang dibangun abad ke-16 di kota Ayodhya. Serangan itu menewaskan ribuan Muslim. Di bawah pemerintahan Narendra Modi, baik kota Ayodhya maupun Kashmir telah menjadi simbol dari dominasi nasionalis Hindu.

Banyak umat Hindu percaya kuil Hindu untuk Dewa Ram di Ayodhya dihancurkan oleh kaisar Muslim yang memerintah sebagian besar India dari abad ke-16 hingga abad ke-19, meskipun para arkeolog berbeda pendapat tentang hal itu.

Baca Juga:  Sinopsis Light Novel "My Sister Can't Be Caliphate" Karya Hasan Ko Nakata

Pada tahun 1992, kaum Hindu garis keras yang kebanyakan dari anggota Partai Bharatiya Janata tempat Modi bernaung menghancurkan Masjid Babri abad ke-16 yang didirikan di Ayodhya oleh kaisar Muslim pertama India.

Mereka merobohkan rumah-rumah Muslim di sekitar tempat itu, memukuli hingga menewaskan ratusan penduduk. Kerusuhan Hindu-Muslim itu pun menyebar ke seluruh Asia Selatan.