• Lombok, Nusa Tenggara Barat

N. Pigai Ke Jokowi: Sejak Anda Jadi Presiden Kami Selalu Dibantai




Tokoh Papua, Natalius Pigai angkat bicara terkait tewasnya seorang pemuda bernama Riko (21) di kota sorong Papua Barat kemarin.

Ia mengutuk keras tindakan oknum aparat kepolisian Papua hingga menyebabkan tewasnya adik Ipar musisi sekaligus politisi PDIP Edo Kondologit.

Menurut Pigai perlakuan oknum aparat kepolisian terhadap George Karel Rumbino alias Riko hingga tewas itu sangat biadab.

“Saya mengutuk keras tindakan biadab anggota Polisi. Saudara Jokowi apa salah kami orang Papua sehingga sejak anda jadi Presiden kami selalu dibantai.” Ungkap Natalius Pigai dikutip akun twitternya, Senin (31/8).

Baca Juga:  Kronologi Keterlibatan Orang Tua Dalam Video Porno Bocah Viral Di Medsos

Natalius Pigai menyebut apa yang dilakukan oleh oknum anggota kepolisian terhadap riko itu merupakan tindakan rasis dan seperti teroris.

“Ini rasis dan terorisme negara di Papua. Saudara Edo lawan saja ketidakadilan. Kami ini Gorila yang tidak akan pernah kalah melindungi bangsanya” cuit Pigai.

Sebelumnya, sebuah video beredar, Penyanyi Edo Kondologit memarahi sejumlah anggota kepolisian. Diketahui Edo marah lantaran adik iparnya tewas setelah dibawa ke kantor polisi.

Viralnya Video kemarahan Edo pertama kali dibagikan oleh aktivis HAM Veronica Koman lewat akun Twitternya, @VeronicaKoman, pada Ahad, 30 Agustus 2020.

Baca Juga:  Tagar Periksa Anak Lurah Masuk Topik Trending Indonesia Hari Ini

“Saya sudah sakit hati sekali dengan perlakuan ketidakadilan di negeri ini,” kata Edo dalam terekam dalam video tersebut.

SIMAK VIDEONYA DIBAWAH:

Adik iparnya bernama, George Karel Rumbino alias Riko. Pemuda 21 tahun itu meninggal kurang dari 24 jam setelah diserahkan ke pihak Polres Sorong oleh keluarga terkait sebuah kasus pembunuhan.