• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Menteri Jokowi Serang Anies, Rizal Ramli Dan Haris Azhar: Otaknya Cuman Duit




Diberlakukannya PSBB total pekan depan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuai beragam tanggapan dari berbagai pihak.

Menyusul pernyataan Anies tersebut, Ketua tim penangan Covid-19 Airlangga Hartarto mengaku keberatan dengan kebijakan PSBB total.

Pasalnya, kebijakan tersebut dinilai akan berdampak kepada roda perekonomian Jakarta.

Menurut Menteri Kordinator perekonomian itu, meski PSBB total berlaku pekan depan, aktivitas perkantoran tetap beroperasi 50 persen.

Pernyataan Airlangga tersebut bertolak belakang dengan Anies Baswedan menyebutkan seluruh aktivitas perkantoran semuanya akan dihentikan seperti PSBB jilid pertama.

Pernyataan Ketua Umum Partai Golkar itu juga sontak membuat Direktur Lokataru Indonesia, Haris Azhar naik pitam.

Baca Juga:  Transportasi DKI Juara Dunia, Jubir Presiden: Dirintis Jokowi-Ahok

Menurutnya, pemikiran Airlangga Hartarto hanya uang saja. Demikian disampaikan Haris Azhar melalui insta storynya di Instagram, Jumat (11/9/2020).

“Ngeyel nih orang otaknya cuma duit,” kata Aktifis Hak Asasi Manusia (HAM) itu.

Sementara Ekonom senior Rizal Ramli menyindir Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena menterinya menyerang kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menerapkan PSBB secara ketat untuk mengendalikan laju kasus positif Covid-19.

“Minggu yang lalu Presiden @jokowi pidato bahwa prioritas utama adalah perangi corona, saya sempat angkat topi akhirnya setelah enam bulan, JKW sadar,” tulis @RamliRizal, Kamis malam (10/9).

Baca Juga:  [BREAKING NEWS] PETAMBURAN KEBAKARAN

Pidato yang dimaksud Rizal Ramli disampaikan Jokowi pada 7 September lalu. Saat itu dia meminta para pembantunya di Kabinet Indonesia Maju mengutamakan aspek kesehatan di banding ekonomi dalam penanganan Covid-19.

Nah, kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memperkatat PSBB dinilai Rizal Ramli sebagai langkah cepat dan sejalan dengan pidato Jokowi.

Namun, dia heran karena Menko Perekonomian Airlangga Hartarto justru menghantam Anies. “Anies ambil langkah tepat. Tetapi Airlangga dll hantam Anies. Jadi bertanya JKW itu Presiden bukan? Kok menteri-menterinya bisa menggergaji arahannya?” lanjut @RamliRizal.

Sebelumnya, Menteri Kordinator Perekonomian Airlangga Hartarto juga turut menyoroti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada hari Kamis (10/9) kemarin dibuka anjlok ke level 4.961.

Baca Juga:  Kocak! Obat Corona Indonesia, Kementan: Kalung, Mendagri: Pilkada Serentak

Airlangga mengklaim kalau penyebab anjloknya saham IHSG karena pengumuman keputusan PSBB Jakarta yang diperketat lagi oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Beberapa hal yang kita lihat sudah menampakkan hasil positif, berdasarkan indeks sampai dengan kemarin, karena hari ini indeks masih ada ketidakpastian karena announcement (pengumuman) Gubernur DKI (Anies Baswedan) tadi malam, sehingga indeks (saham) tadi pagi sudah di bawah 5000,” tandas Airlangga. (pojoksatu/fajar)