• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Ini Kata Komika Non-Muslim Soal FPI-HRS Mengganggu Minoritas Dan Kebhinekaan


Ini Kata Komika Non-Muslim Soal FPI-HRS Mengganggu Minoritas Dan Kebhinekaan

Seorang komedian stand-up comedy alias komika, Sam Darma Putra Ginting atau dikenal dengan nama Sammy Notaslimboy turut mengomentari kepulangan Habib Rizieq Shihab (HRS) dan Front Pembela Islam (FPI) yang kini jadi sorotan.

Berita Terbaru Lainnya:

Baca Juga:  Ini Alasan Yusril Ihza Mahendra Tolak Bantu HRS

Setelah kepulangan HRS disambut lautan massa -hal yang diluar dugaan penguasa yang sebelumnya menyebut pengikut HRS sedikit-, kini rezim terlihat represif dengan aksi-aksi penurunan dan perobekan baliho HRS yang menerjunkan TNI sampai bawa-bawa panser.

Bahkan salah satu petinggi TNI, Pangdam Jaya, menyebut FPI bisa saja dibubarkan. Pangdam juga menyatakan Habib Rizieq tidak pantas jadi Pemimpin Umat Islam.

Rentetan kejadian ini sontak menghebohkan publik. Seakan permasalahan dan sumber masalah bangsa ini adalah HRS dan FPI.

Menanggapi itu, Komika yang diketahui Non-Muslim itu Melalui akun twitternya @NOTASLIMBOY menulis bahwa FPI-HRS tidak pernah mengganggu Minoritas dan Kebhinekaan, tetapi soal apakah Istana terusik Sammy Notaslimboy memilih tidak mau berkomentar.

Baca Juga:  Rumah Oknum Ojol Pembakar Foto UAS Dan HRS Digruduk Warga, Ibunya Memohon Dan Meminta Maaf

“Pendapat gua soal FPI dan kepulangan HRS 1. Apakah mengganggu kebhinekaan? Tidak 2. Apakah mereka menyerang minoritas? Tidak 3. Apakah melanggar protokol kesehatan? Ya, tapi banyak acara yang lain juga. 4. Apakah mengusik Istana? no comment.” tulis Sammy di akun twitter pribadinya.

Lebih lanjut Sammy menyarankan HRS untuk perlu sedikit merubah cara bertutur sehingga orang lain tidak gampang parno.

“HRS perlu mengubah cara dia bertutur biar orang gak gampang parno. Ya namanya bernegara, ya memang harus ketemu di tengah. Indonesia sendiri ya hasil kompromi” ungkapnya.