PORTAL BERITA LOMBOK

Budayakan Lombok Membaca

7 ‘MUALLAF’ Paling Berpengaruh di Dunia, Dari Politisi Hingga Anggota ‘YAKUZA’

14 min read

Photo: Dok. Istimewa/Net

4. Yusuf Islam (Cat Steven)

Photo: Yusuf Islam/Net

Yusuf Islam (Cat Stevens) lahir dengan nama Stephen Demetre Georgiou, London, 21 Juli 1948, dan sekarang bernama dikenal sebagai seorang penyanyi dan penulis lagu dari Britania Raya.

Pada awal karir musiknya, Georgiou mengambil nama Cat Stevens. Sebagai Cat Stevens, ia berhasil menjual 40 juta album, kebanyakan pada tahun 1960-an dan 1970-an. Lagu-lagunya yang paling populer termasuk “Morning Has Broken”, “Peace Train”, “Moonshadow”, “Wild World”, “Father and Son”, “Matthew and Son”, dan “Oh Very Young”.   

Cat Stevens menjadi seorang mualaf dan memeluk agama Islam pada tahun 1978 setelah mengalami near-death experience (pengalaman mendekati kematian). Ia lalu mengambil nama Yusuf Islam dan menjadi seorang pendakwah vokal agamanya yang baru.

Baca Juga:  Musuh Berakal Dan Kawan Jahil | Edisi: Ayah Ust. Felix Siauw

Satu dasawarsa kemudian ada kontroversi ketika ia melontarkan pernyataan mendukung fatwa yang dikeluarkan menentang penulis Salman Rushdie, dan pada tahun 2004 namanya kembali dibicarakan lagi setelah ia ditolak masuk Amerika Serikat karena nama ditemukan pada sebuah daftar tidak boleh terbang (no-fly list). Ternyata terjadi kekeliruan dan yang dicari adalah orang lain bernama Youssouf Islam.  

Yusuf Islam sekarang tinggal di London bersama istri dan lima anaknya di mana ia seorang anggota jamaah yang aktif. Ia mendirikan yayasan kemanusiaan Small Kindness yang mulanya menolong korban kelaparan di Afrika dan sekarang membantu ribuan anak yatim dan keluarga di Balkan, Indonesia, dan Irak.