• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Polisi Bongkar Lokasi Latihan Jaringan Teroris JI, Ketua RW Angkat Bicara


Polisi Bongkar Lokasi Latihan Jaringan Teroris JI, Ketua RW Angkat Bicara

LOMBOK GROUP NEWS | Adanya kabar pusat latihan jaringan teroris Jamaah Islamiah (JI) di salah satu vila yang berada di wilayah Gintungan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, mengagetkan warga sekitar.

Mereka tidak pernah mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di vila tersebut.

Ketua RW 5 Gintungan, Rukiman mengatakan, villa yang disebut sebagai tempat latihan tersebut selama ini terlihat sepi.

“Kita tidak tahu kalau ada aktivitas teroris, terus terang menjadi kaget dengan adanya kabar tersebut,” katanya saat dihubungi, Minggu (27/12/2020).

Dia mengungkapkan, vila yang diduga sebagai pusat latihan tersebut terhitung sepi dan jarang disewa.

Baca Juga:  Warga Twitter Galang Dana Duka Atas Meninggalnya 6 Pengawal HRS, Terkumpul 237 Juta (Sementara)

“Setahu saya memang sepi. Tapi beberapa kali ada aktivitas anak sekolah yang menyewa. Juga ada anak punk atau komunitas anak jalanan yang memanfaatkan untuk bakti sosial,” kata Rukiman.

Dia juga mengungkapkan, selama pandemi vila-vila di kawasan Gintungan terhitung sepi penyewa. “Sepinya penyewa dimanfaatkan untuk renovasi bagian-bagian yang rusak,” jelasnya.

Rukiman mengungkapkan selama menjabat sebagai ketua RW, baru sekali dimintai izin terkait aktivitas di vila.

“Izinnya ya waktu anak-anak jalanan bikin acara santunan itu, selebihnya tidak pernah. Warga juga kurang tahu mengenai aktivitas di vila,” kata dia.

Baca Juga:  Laskar FPI Ditembak Mati, Syeikh Ali Jabeer: Mari Rapatkan Shaf

Disinggung mengenai penjaga vila tersebut, Rukiman mengungkapkan sudah meninggal dunia beberapa waktu lalu.

“Istrinya penjaga villa tersebut saya juga tidak tahu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, di pusat latihan tersebut sudah disiapkan beberapa pelatih untuk membentuk para anggotanya terampil dalam membela diri, menggunakan pedang sampai penyergapan dan perakitan bom.

Salah satu pelatihnya adalah teroris Joko Priyono alias Karso yang ditunjuk sebagai pelatih oleh Amir atau pimpinan JI Para Wijayanto. Karso ditangkap pada 2019 lalu dan telah berstatus narapidana dengan masa hukuman 3 tahun 8 bulan penjara.

Baca Juga:  [BREAKING NEWS] Ust. Maaher At-Thuwailibi Akhirnya Ditangkap POLISI

  • Artikel ini sebelumnya telah tayang di Kompas.com dengan judul “Ketua RW Sebut Vila yang Jadi Tempat Latihan Teroris Selama Ini Sepi“.
  • Penulis : Kontributor Ungaran, Dian Ade Permana
  • Editor : Farid Assifa
  • Link Artikel Baca ‘DISINI’